SuaraBogor.id - Keseriusan Satuan Polisi Pamong Praja dalam membersihkan lingkungan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat mulai dijalankan.
Hal tersebut terlihat saat Unit Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kecamatan Caringin melakukan bersih-bersih puluhan reklame dan spanduk yang tidak berizin.
Penertiban dilakukan karena reklame tersebut dianggap mengganggu keindahan jalan raya.
Reklame yang sudah berjatuhan bahkan lapuk masih menempel, terpasang dan mengganggu keindahan pingir jalan raya yang berada di Jalan H.R Edi Sukma Kecamatan Caringin.
Kepala Seksi Trantibum yang juga Kepala Pol PP Kecamatan Caringan Andriansyah mengatakan, penertiban reklame liar ini dilakukan untuk menciptakan ketertiban umum sesuai Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2015 tentang Ketertiban Umum.
"Sementara baru 76 banner berukuran kecil. Sebagian besar menempel pada tiang listrik maupun pohon dan 8 spanduk dilepas karena tidak berizin," katanya, dikutip dari Metropolitan -jaringan Suara.com, Kamis (26/10/2023).
Andriansyah menambahkan, penertiban ini merupakan program kerja Seksi Tramtibum Kecamatan Caringin.
Pihaknya mengingatkan seluruh pelaku usaha, sebelum memasang reklame sebaiknya mengurus izinnya terlebih dahulu.
"Bagi pelaku usaha yang ingin mempromosikan produk usahanya agar mengurus perizinan terdahulu dari dinas terkait dan dalam pemasangannya agar tidak memasang di tiang listrik maupun pohon, atau fasilitas umum yang memang tidak diperbolehkan," jelasnya.
Baca Juga: Rasya Jadi Wakil Indonesia Untuk Pencak Silat Internasional
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Hery Gunardi Raih Best CEO, BRI Group Bawa Pulang Enam Penghargaan Internasional
-
Dorong Efisiensi Bisnis, BRI Perbarui Qlola dengan Tampilan yang Lebih Intuitif
-
BRI Siap Jadikan Potensi Emas Indonesia Kekuatan Ekonomi Nasional
-
KPK Buka Suara, Tegaskan Tak Ada Operasi Tangkap Tangan di Kabupaten Bogor
-
Isu OTT Pejabat Pemkab Bogor Merebak, Sekda: Kami Masih Pantau Perkembangan