
SuaraBogor.id - Hujan yang mengguyur wilayah Bogor menyebabkan jalan di Batutulis longsor. Saat ini Petugas gabungan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor dengan BPBD tengah menangani peristiwa tersebut.
Longsor tebing setinggi 20 meter di Jalan Raya Batutulis tepatnya di belokan tajam area makam mbah Dalem dekat Stasiun Batutulis yang menyebabkan kemacetan dan merekayasa lalu lintas kendaraan sejak Kamis sore.
Kepala Bidang Lalu lintas Dishub Kota Bogor Dimas mengatakan sementara waktu penanganan longsor, kendaraan masyarakat yang ingin masuk ke arah Cipaku dialihkan melalui BNR masuk ke jalan Cipinang Gading.
"Lalu lintas menuju Cipaku atau Pamoyanan, untuk sementara dialihkan menuju simpang BNR, bisa mengakses jalan Gading atau Pabuaran," katanya.
Baca Juga: Padahal Banyak Orang Yang Meninggal Dunia, Dana Donasi Gempa Cianjur Diduga Digelapkan
Sebaliknya, kata dia, bagi kendaraan dari arah Cipaku menuju Jalan Pahlawan arah pusat kota masih dapat melalui tanjakan tajam yang terkena longsor, namun satu jalur ke atas.
Dimas menerangkan, rekayasa lalu lintas dilaksanakan agar mengantisipasi dampak longsoran di badan jalan yang bisa menghalangi atau membuat kendaraan terpeleset, serta longsor susulan.
Pemberlakuan satu jalur dilakukan untuk mengurangi beban jalan yang tertimpa longsor.
Longsor di belokan tajam mbah Dalem menuju arah Cipaku Kota Bogor terjadi Kamis (16/11) pukul 16.30 WIB saat hujan deras. Tanah longsoran menutupi sebagian badan jalan di bawahnya sehingga tidak bisa dilalui kendaraan dari atas.
Atas kejadian ini, kendaraan dari arah Batutulis mengantre sepanjang lebih dari 200 meter. Kondisi tersebut diurai petugas dengan rekayasa lalu lintas. [Antara]
Baca Juga: Penampakan Tebing 25 Meter di Jalan Raya Tajur Bogor Longsor Tutup Saluran Induk Cibalok
Berita Terkait
-
Jakarta dan Jawa Barat Masih Berpotensi Hujan Sampai 1 April, BNPB Lakukan Rekayasa Cuaca
-
Kunjungan Kerja ke BPBD Provinsi DIY, Fikri Faqih Dorong Revisi UU Penanggulangan Bencana
-
Ratusan Ribu Panggilan Darurat 112 Diterima BPBD DKI: Ternyata Cuma Orang Iseng Call Prank!
-
Tragedi Tornado AS: 33 Tewas, Ratusan Luka, Bencana Meluas!
-
Tanah Bergerak Guncang Bandung, 20 Rumah Rusak
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
Atalia Praratya Ungkap Isi Hati Soal Isu Perselingkuhan Ridwan Kamil
-
Neraka Macet di Puncak Bogor, Jalur Alternatif Cibalok Bikin Wisatawan Sengsara
-
Kecelakaan Maut di Bandung, Suami, Istri dan Keponakan Asal Depok Tewas di Jalur Kamojang
-
Antisipasi Letusan Freatik, Pendakian Gunung Gede Diperpanjang Penutupannya
-
Stasiun Bogor dan Alun-Alun Kota, Potret Kesemrawutan yang Tak Kunjung Usai