SuaraBogor.id - Warga Desa Gunung Picung, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Sri Widianti (32) mengalami sakit hati yang terus menerus usai diceraikan suaminya gara-gara ayam peliharaan suami mati.
Usai diceraikan suaminya, Sri Widianti lantas pulang ke rumah orangtuanya di Purwakarta dengan kedua anaknya. Namun, hal menyakitkan kembali terjadi, Sri malah diusir di rumah bapaknya sendiri.
"Saya kemarin pernah tinggal ditempat bapak saya selama dua minggu, di Purwakarta karena membawa anak dua, dan bapak saya tinggal dengan ibu tiri saya, jadi mereka keberatan bawa anak dua," kata Sri, Kamis 16 November 2023.
Kemudian, Istri tiri dari bapaknya Sri tidak berkenan Sri untuk tinggal berlama-lama di Purwakarta. Sehingga, dirinya diminta pulang oleh orangtuanya ke rumah mertua Sri di Pamijahan, Bogor.
"Jadi saya, suruh pulangin anak saya ke tempat meruta saya," papar dia.
Namun, Sri ketakutan jika kembali ke rumah mertua. Sebab, jika dirinya pulang ke Pamijahan, dua anak itu akan diambil oleh sang suami untuk tinggal di sana. Akhirnya, Sri memilih untuk hidup di jalanan untuk mendapatkan kerjaan.
"Tapi saya takut. Karena kalau anak saya di ke mertuakan, nantinya saya tidak akan akan ketemu lagi dengan anak saya," papar dia.
Ia juga takut terkena amarah mantan suaminya karena perbuatannya yang dianggap tidak mampu menjaga peliharaannya ayam milik mantan suami.
"Saya udah diancam, udah ga usah ketemu lagi, sama mantan suami saya, terserah katanya saya mau meninggal atau jadi jablay (red: PSK), yang penting balikin anak saya katanya gitu kemarin," jelasnya.
Baca Juga: Begal Payudara kembali Beredar di Bogor, Bocah SD Jadi Korbannya
Sebelumnya, perceraian Sri Widianti dengan suaminya bermula saat sang suami memiliki ayam yang bertelur 8 butir. Namun, dari 8 telur itu, empat anak ayam milik sang suami mati saat suaminya tengah bekerja di Tangerang.
"Cuman karena anak ayamnya meninggal pak saya dicerai. dia kan punya ayam, bertelor, yang empat (mati), yang empat masih hidup. Itu jadiin alasan buat dia bercerai, sampai bilang (memaki) kasar," kata dia.
Ia sempat meminta maaf pada sang suami karena tidak bisa mampu merawat dengan baik ayam milik suaminya. Namun, suami tetap tidak memaafkannya.
"Saya kan udah minta maaf, tapi kekeuh (tetap) dia gamau lagi sama saya, saya akan mencari pengganti kamu katanya," papar dia.
Kontributor : Egi Abdul Mugni
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Bogor, Depok dan Cianjur Sabtu 28 Februari 2026
-
Viral! Sebulan Laporan Pelecehan di KRL Bogor Menggantung, Korban Akhirnya Speak Up di Medsos
-
Bogor Dikepung Cuaca Ekstrem, Menko AHY Dorong Infrastruktur Adaptif di Kota Hujan
-
Harga Beras Mahal Akut 40 Tahun! Pakar IPB Semprot Regulasi Perlu Ditata Ulang
-
Kecelakaan Maut di Cileungsi, Pengendara Suzuki Thunder Tewas Usai Diseruduk Dump Truk Hino