SuaraBogor.id - Kades Pamijahan, Kecamatan Pamijahan, Kusnadi membenarkan bahwa warganya yang bernama Nindi Putri Ma'rifa ditemukan meninggal dalam kondisi tidak wajar.
Kusnadi menyebut, tubuh Nindi penuh dengan luka saat ditemukan tengkurap di bawah sebuah dipan di Apartemen Bogor Icon, Kota Bogor, pada Senin (11/12/2023) kemarin.
"Iya, terutama dari melihat dari tubuh, itu banyak luka. Saya kan langsung melihat secara langsung jasadnya, memang banyak luka. Paling parah bagian punggung. Seperti kena tusuk, mengihitam," papar dia kepada Suarabogor.id, Selasa (12/11/2023).
"Kalau dari awal, foto pertama sebelum diangkat pihak polisi di TKP, itu dalam kondisi telungkup dan disembunyikan di bawah dipan. Dalam kondisi tanpa busana," lanjut dia.
Dalam foto yang diterimanya, tidak hanya bagian punggung yang terluka, tapi juga bagian leher korban pun terlihat seperti ada sayatan.
"Kemudian ada luka di leher. Kemudian, di tangan. Luka di bagian jari-jari sebelah kiri almarhum," papar dia.
Jari-jari sebelah kiri Nindi terlihat oleh Kades Pamijahan seperti sudah putus dalam foto yang dia terima. "Di lihat dari foto betul (seperti putus). Foto awal, jari-jari sebelah kiri itu putus," papar dia.
Saat melihat langsung di Polresta Bogor, Kusnadi melihat betapa tidak manusiawinya pelaku melakukan kekerasan kepada Nindi.
"Jasadnya saya tidak melihat (secara utuh) karena ga bisa dibuka kantong jenazah, cuman bisa sampai leher saja dibukanya," kata dia.
Baca Juga: Terungkap! Identitas Wanita Membusuk Telanjang di Apartemen Bogor Bernama Nindi Putri Ma'rifa
Bagian kepala saja, lanjut Kusnadi, terlihat wajah Nindi yang membengkak dengan bagian leher yang terlihat seperti sabetan senjata tajam.
"Leher ada sebetan. Bahkan kalau saya melihat mukanya di bagian mulut itu bengkak dan mengitam. Jadi tidak wajar emang," tutup dia.
Kontributor : Egi Abdul Mugni
Berita Terkait
-
Minta Jatah THR dari APBD, Petinggi RSUD Kota Bogor Diskakmat Anggota DPRD: Tindakan Tak Etis!
-
Polisi Tangkap Anak Bos Rental Mobil, Pelaku Pembunuhan Satpam di Bogor
-
Ada Oknum Komisioner KPU Kota Bogor Langgar Kode Etik, Terima Uang dari Salah Satu Paslon, Ini Kata Bawaslu
-
Turis Jepang Kapok Berkunjung ke Kota Bogor Gegara Pengamen Marah-marah di Angkot
-
Ajak Masyarakat datang ke TPS 27 November, Habib Nabil Bicara Nasib Masa Depan Bogor
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Menghitung Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Menang, Imbang, atau Kalah Melawan China
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Kades di Bogor Terbukti Minta THR Rp165 Juta ke Perusahaan, Rudy Susmanto Perintahkan Inspektorat
-
Kepadatan Puncak Bogor Tak Terbendung, One Way Arah Jakarta Diperkirakan Sampai Pukul 18.00 WIB
-
Kang Dedi Mulyadi Lapor! Ada Dugaan Pemotongan THR Sopir Angkot di Puncak Bogor
-
Puncak Macet Parah! One Way Diberlakukan Sampai Sore Nanti
-
Kemarin Puncak Lumpuh Total! Macet Parah dari Gadog Sampai Cibodas