SuaraBogor.id - Jelang laga lanjutan pada pekan ke-24 Liga 1 Indonesia di Stadion Sultan Agung, Bantul, melawan Persikabo 1973, Pelatih PSS Sleman Risto Vidakovic meminta anak asuhnya fokus.
Pasalnya kata dia, Persikabo 1973 dipastikan akan bangkit dan memiliki asa untuk menang saat melawan PSS Sleman, Minggu (4/2/2024).
Risto menjelaskan kondisi yang kini dialami Persikabo 1973 bisa memicu dikeluarkannya kekuatan besar pada pertandingan nanti.
"Menurut sudut pandang saya, Persikabo 1973 tidak memiliki pilihan lain di pertandingan ini selain meraih kemenangan. Pasalnya, saat ini mereka berada dalam situasi yang sangat sulit dibandingkan dengan PSS. Mereka menjalani setiap pertandingan adalah babak final yang harus mereka menangkan," ungkap Risto.
"Hal ini tentu saja menjadi pertandingan berat bagi kami. Pasalnya, mereka akan bermain total pada pertandingan ini untuk meraih kemenangan demi lepas dari papan bawah," sambungnya.
Persikabo 1973 kini menghuni peringkat ke-17 klasemen sementara Liga 1 Indonesia dengan raihan 16 poin dari 23 pertandingan.
Selain itu, skuad asuhan Aji Santoso tersebut pada lima pertandingan terakhirnya sama sekali belum pernah merasakan kemenangan dengan mencatatkan dua hasil imbang serta menelan tiga kekalahan.
Selain ingin mewaspadai kekuatan Persikabo 1973, Risto juga meminta anak-anak asuhnya untuk mengamankan kemenangan pada pertandingan nanti.
Pelatih asal Serbia itu menginginkan PSS Sleman bisa melanjutkan tren positif ketika bermain di kandang setelah pada dua pertandingan sebelumnya mengunci poin sempurna.
"Kami merespon situasi dan kondisi ini harus dengan serius serta menjaga daya konsentrasi dan fokus selama pertandingan bergulir. Tentu saja kami harus berjuang keras dan memberikan segala kemampuan terbaik untuk meraih kemenangan bagi PSS," kata Risto.
Kemenangan tentu menjadi target utama dari PSS Sleman agar bisa menjauhi zona degradasi setelah kini menempati ke-14 klasemen sementara Liga 1 Indonesia dengan 26 poin dari 23 pertandingan. [Antara]
Berita Terkait
-
Hadapi Barito Putera, Pelatih Persikabo 1973 Ingin Akhiri Putaran Pertama Liga 1 2023 dengan Kemenangan
-
Yang Lain Menghilang, Dimas Drajad Jadi Pemain Terakhir Timnas U-19 Era Evan Dimas yang Kini Jadi Andalan Shin Tae-yong
-
Beda dengan Timnas Indonesia, Performa Dimas Drajad di Persikabo 1973 Jadi Sorotan
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Ferdy Sambo Jalani Pemeriksaan Kesehatan di Lapas Cibinong, Tensi Agak Tinggi
-
BRI Peduli Dorong Keterampilan dan Kemandirian Disabilitas Dengan Bekali 90 Peserta di Makassar
-
Kemenimipas Robohkan Bangunan Swadaya di Lapas Cibinong, Status Lahan Milik Pemkab Bogor
-
Temuan 'Apartemen' Lapas Cibinong Bikin Meradang, DPR Minta Usut Dugaan CCTV Sengaja Dimatikan
-
Yanuar Arif Wibowo Kecewa soal CCTV Bangunan Mewah Lapas Cibinong: Kurang Ajar