SuaraBogor.id - Satu bulan lagi menuju mudik Lebaran Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah nampaknya sudah mulai terasa. Apalagi banyaknya program dari pemerintah untuk mempermudah masyaraat.
Kali ini Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyebutkan sebanyak 18 stasiun kereta api disiapkan untuk melayani mudik motor gratis saat Idul Fitri.
"Secara keseluruhan ada 18 stasiun untuk lokasi pendaftarannya," kata Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Kemenhub Arif Anwar.
18 stasiun tersebut yakni Stasiun Cilegon, Jakarta Gudang, Tanggerang, Depok Baru, Bekasi, Kiaracondong, Kutoarjo, Lempuyangan, Purwosari, Semarang Tawang, Madiun, Cirebonprujakan, Tegal, Pekalongan, Purwokerto, Kroya, Gombong, dan Kebumen.
Meski telah menyiapkan 18 stasiun tersebut, Arif mengatakan bahwa masyarakat juga bisa berangkat dari Stasiun Pasar Senen. Namun, motor penumpangnya akan dikirim melalui Stasiun Jakarta Gudang.
"Motornya tetap dikirim ke Jakarta Gudang, jadi jika ada yang berangkat dari Jakarta baik lintas selatan maupun lintas tengah motornya nanti bisa dikirim ke Jakarta Gudang, orangnya nanti bisa naik melalui Stasiun Pasar Senen," ujarnya.
Arif menerangkan setiap masyarakat yang ingin membawa motor saat mudik melalui transportasi kereta api bisa mendaftar di semua stasiun tersebut. Namun, untuk kendaraan akan dibawa terlebih dahulu ke Stasiun Jakarta Gudang oleh pihak kereta api.
Semua motor yang didaftarkan layanan mudik gratis Kemenhub akan dikumpulkan di Stasiun Jakarta Gudang. Di stasiun tersebut motor akan diangkut menggunakan kereta barang menuju ke daerah tujuan pemilik kendaraan tersebut.
"Kami memberikan fasilitas, motor silahkan tetap ditinggal di Stasiun Tangerang, Depok Baru, ataupun Bekasi nanti kami angkut ke Jakarta Gudang untuk dimasukkan ke kereta motor gratis," tutur Arif.
Baca Juga: Stok Beras Jelang Ramadhan Dipastikan Aman, Zulkifli Hasan: Bulog Tidak Kalah Bagus
Arif juga mengatakan pada saat pendaftaran, motor akan diverifikasi dan dipasang barcode lalu akan dipindai oleh pemiliknya.
Hal itu untuk mempermudah pemberitahuan kepada pemilik melalui pesan seluler ataupun WhatsApp, jika kendaraan tersebut telah sampai di stasiun yang dituju.
Namun, dia menegaskan bahwa orang yang bisa menumpangi kereta hanya dua orang dari motor yang akan diangkut yaitu orang yang membawa dan satu yang dibonceng. Lebih dari itu diperbolehkan dengan catatan orang ketiga merupakan anak dibawa usia 2 tahun.
Selain secara langsung, Arif menyampaikan bahwa masyarakat bisa mendaftar melalui website resmi yakni mudikgratis.dephub.go.id dengan persyaratan pertama adalah KTP, SIM yang masih berlaku, kartu keluarga serta STNK yang juga masih berlaku atau tidak mati pajak, serta besaran motor kurang dari 200 cc.
Kemudian, setiap orang yang membawa motor diwajibkan nama yang tercantum di STNK sama dengan nama di KTP atau di dalam kartu keluarga yang dibawa.
Meski begitu, Arif menegaskan bahwa untuk pendaftaran layanan mudik motor gratis dibatasi, artinya kendaraan bisa berangkat setelah 24 jam didaftarkan oleh pemiliknya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video
-
Bupati Bogor Sulap Horison Sayaga Jadi Destinasi Rekreasi
-
BRI Raih Empat Penghargaan di Top 20 Financial Institutions Award 2026
-
Temani Istri Beli Makan, Pria di Bogor Malah Bacok Bobotoh hingga Tewas
-
Pesan Menohok Bupati Bogor ke Pengelola Dapur MBG: Presiden yang Disalahkan jika Ada Kesalahan