SuaraBogor.id - Bawaslu Kabupaten Bogor menduga adanya dugaan penggelembungan suara di enam kecamatan yang ada di Bumi Tegar Beriman pada Pemilu 2024.
Keenam kecamatan di Kabupaten Bogor itu yakni Ciseeng, Klapanunggal, Gunungputri, Bojonggede, Jasinga, dan Citeureup.
Hal tersebut diungkapkan Ketua Bawaslu Kabupaten Bogor Ridwan Arifin. Menurut dia, terbongkarnya dugaan penggelembungan suara itu saat rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Pemilu 2024 di Cisarua Puncak Bogor.
"Yang disampaikan di forum itu (akibat) salah input. Salah input itu perlu diperdalam juga, apa karena kondisi kelelahan di pleno atau memang ada faktor kesengajaan," kata Ridwan kepada wartawan saat ditemui di Cisarua, Rabu (6/3/2024).
Baca Juga: Tak Tergoyahkan, Gerindra Bogor Tetap Juara di Pileg dan Pilpres 2024
Ridwan mengaku akan menindaklanjuti dugaan kecurangan dari penggelembungan suara tersebut.
Ia menegaskan, panitia pemilihan kecamatan (PPK) yang terbukti dengan sengaja menggeser suara dapat dikenakan sanksi.
"(Sanksinya) pidana bisa masuk, terus ke etik pun bisa," kata Ridwan.
Sekedar informasi, Pemilu 2024 telah usai meski saat ini KPU masih melakukan rekapitulasi untuk hasil dari Pilpres dan Pileg 2024. Namun sudah bisa dipastikan bahwa pada pemilihan Presiden untuk paslon 02 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka menang di atas 50 persen (Satu Puratan).
Nah untuk kali ini di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, DPC Partai Gerindra terlihat tak tergoyahkan usai sukses mempertahankan kemenangan Pemilu 2024.
Baca Juga: Kelelahan atau Sengaja? Bawaslu Usut Dugaan Penggelembungan Suara di Kabupaten Bogor
Partai besutan dari Calon Presiden Prabowo Subianto ini berhasil mengamankan 12 kursi DPRD Kabupaten Bogor.
Berita Terkait
-
Bantah Dukung 02, Larissa Chou Tegas Tak Pernah Kampanyekan Paslon Mana Pun
-
Tempat Wisata di Puncak Bogor Dibongkar, Menpar Widiyanti Ingatkan Pelaku Usaha Pastikan Legalitas
-
Enggak Perlu Mikir Budget, Ini 7 Wisata Puncak Bogor untuk Libur Ramadan, Ada yang Gratis
-
Banjir Jabodetabek: Tata Ruang Rusak Parah, Sungai Kehilangan Daya Tampung!
-
LHKPN Dedi Mulyadi: Punya 116 Tanah di Jawa Barat, Kini Menangis Kejer Lihat Kerusakan Puncak Bogor
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Stasiun Bogor dan Alun-Alun Kota, Potret Kesemrawutan yang Tak Kunjung Usai
-
Kades di Bogor Terbukti Minta THR Rp165 Juta ke Perusahaan, Rudy Susmanto Perintahkan Inspektorat
-
Kepadatan Puncak Bogor Tak Terbendung, One Way Arah Jakarta Diperkirakan Sampai Pukul 18.00 WIB
-
Kang Dedi Mulyadi Lapor! Ada Dugaan Pemotongan THR Sopir Angkot di Puncak Bogor
-
Puncak Macet Parah! One Way Diberlakukan Sampai Sore Nanti