SuaraBogor.id - Belum adanya kesepakatan soal pengelolaan tempat penginapan, Para pemilik condominium-hotel atau Condotel The Alana menggelar aksi demonstrasi di Sentul City, Kabupaten Bogor.
Aksi demo yang dilakukan Para pemilik condominium-hotel atau Condotel The Alana tersebut untuk menuntut transparansi pengelolaan tempat penginapan oleh PT Sentul City Tbk.
Perwakilan pemilik Condotel The Alana Yan Yohanes Abdullah mengungkapkan, para pemilik Condotel menyampaikan enam tuntutan ke PT Sentul City, yaitu pembayaran rental garansi tahun kedua, pembayaran bagi keuntungan tepat waktu, laporan pendapatan operasional sewa unit kamar tahunan.
Kemudian, hak akses keterbukaan informasi untuk audit, laporan saldo singking fund akhir tahun, serta pengembalian pajak bumi dan bangunan masing-masing unit.
Baca Juga: 'Cium' Dugaan Penggelembungan Suara di Bogor, Bawaslu RI Bakal Turun Tangan
Namun, kata Yan Yohanes para pemilik Condotel dengan PT Sentul City telah menyepakati solusi dari enam tuntutan tersebut melalui mediasi yang dilakukan kedua belah pihak usai aksi demo.
"Jadi itu yang penting enam tuntunan kita itu sudah selesai alhamdulillah ketemu solusi kata sepakat," ujar Yan Yohanes.
Sementara, Kepala Departemen Legal PT Sentul City Tbk Faisal Farhan mengaku telah mendengarkan saran dan masukan dari para pemilik Condotel untuk tetap menjalankan bisnisnya dengan saling menguntungkan kedua belah pihak.
"Kalo dari kita sesuai perjanjian clear ya, hanya tadi kita dengar sama-sama bahwa ada keterlambatan satu dua hari. Namanya bisnis kan wajar ya," kata Faisal.
Ia menjelaskan, mengenai hak akses keterbukaan informasi untuk audit kedua belah pihak telah sepakat untuk menunjuk pihak ketiga sebagai auditor independen.
Baca Juga: Ketua KPU Kabupaten Bogor Akui Ada Dugaan Penggelembungan Suara di Sejumlah PPK
"Agar lebih independen, saya menunjuk pihak ketiga untuk mengetahui secara bersama. Biar tidak ada asas objektifitas," ujarnya. [Antara].
Berita Terkait
-
Hari Ini, Contraflow Diberlakukan di Tol Jagorawi Arah Puncak
-
Wajib Coba! Bakso Seuseupan, Ikon Kuliner Lebaran Bogor Sejak 1984
-
Kronologi Kades Klapanunggal Minta Jatah Rp165 juta ke Perusahaan Berkedok THR
-
Escape to Bogor: 7 Tempat Wisata Sejuk untuk Refreshing Saat Libur Lebaran
-
Viral Perangkat Desa di Bogor Diduga Minta Jatah THR Ratusan Juta ke Perusahaan
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
-
7 Rekomendasi HP 5G Murah Terupdate April 2025, Mulai Rp 2 Jutaan
Terkini
-
Kemarin Puncak Lumpuh Total! Macet Parah dari Gadog Sampai Cibodas
-
Ajak Warga Berlibur di Bogor, Rudy Susmanto Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Wisatawan
-
Dilarang Berenang, Dua Wisatawan Bandung Tetap Nekat, Akhirnya Terseret Ombak Pantai Jayanti Cianjur
-
Sejarah Bogor dalam Lensa! Pameran Foto PFI Bogor Meriahkan Open House Bupati
-
Geram ke Kades Klapanuggal, Dedi Mulyadi: Kepala Desa Peminta THR Lebih Parah dari Preman