- Polsek Babakan Madang mengungkap kasus perampokan berkedok investasi fiktif yang merugikan korban sebesar Rp125 juta di Kabupaten Bogor.
- Pelaku melakukan penganiayaan dan penodongan senjata kepada korban setelah menjanjikan keuntungan investasi palsu dengan modus uang mainan.
- Polisi berhasil menangkap empat tersangka dan menyita barang bukti serta menetapkan pelaku lainnya dalam daftar pencarian orang.
SuaraBogor.id - Sebuah kasus pencurian dengan kekerasan (curas) yang berkedok investasi fiktif berhasil diungkap oleh Polsek Babakan Madang, Polres Bogor.
Modus operandi licik ini tidak hanya menjanjikan keuntungan menggiurkan hingga tiga kali lipat, tetapi juga berujung pada perampokan dan penganiayaan brutal terhadap korban di wilayah Kabupaten Bogor.
Kapolsek Babakan Madang AKP Trias Karso Yuliantoro menjelaskan, kasus ini bermula dari tawaran bisnis palsu yang disampaikan pelaku kepada korban.
Dalam skenario yang dirancang pelaku, korban dijanjikan pengembalian dana hingga tiga kali lipat dari nilai yang disetorkan.
Tergiur dengan keuntungan besar, korban kemudian menyiapkan uang bersama rekan-rekannya hingga terkumpul sekitar Rp125 juta.
Pertemuan awal antara korban dan pelaku dilakukan di kawasan Taman Budaya sebelum akhirnya bergerak menuju lokasi yang telah ditentukan.
"Modusnya yaitu investasi bisnis dengan iming-iming keuntungan besar. Pelaku menunjukkan sejumlah uang, namun ternyata uang tersebut adalah uang mainan,” ujar Trias, kepada wartawan, Selasa (7/4/2026).
Dalam perjalanan menuju lokasi, salah satu pelaku yang sejak awal berperan sebagai penghubung ikut berada dalam kendaraan korban.
Setibanya di lokasi, kendaraan korban dihadang oleh mobil lain. Sejumlah pelaku kemudian turun dan langsung melakukan kekerasan.
Baca Juga: Titik Terang SMK IDN Bogor
Korban ditarik keluar dari mobil, dipukul, dan diinjak-injak. Para pelaku juga menodongkan benda yang diduga senjata api untuk melumpuhkan korban. Dalam situasi mengerikan tersebut, pelaku lain mengambil uang tunai Rp125 juta yang telah dibawa korban.
Yang lebih licik, polisi mengungkap bahwa salah satu pelaku bahkan berpura-pura menjadi korban dengan ikut diikat untuk mengelabui situasi. Setelah berhasil menguasai uang, para pelaku langsung meninggalkan lokasi kejadian.
Korban yang mengalami luka kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Babakan Madang. Berdasarkan laporan itu, polisi melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan empat orang pelaku.
Ipda Tubagus Rekayasa menjelaskan, masing-masing pelaku memiliki peran berbeda, mulai dari pencari korban, pengambil uang, penyedia kendaraan, hingga membantu jalannya aksi.
"Untuk kerugian materiil berupa uang tunai yang dibawa korban. Selain itu, korban juga mengalami kekerasan yang berdampak secara fisik dan psikis,” kata Tubagus.
Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain uang tunai Rp1,5 juta (diduga sisa hasil kejahatan), satu unit mobil Toyota Calya hitam, kunci kontak, pelat nomor palsu, beberapa unit telepon genggam, serta koper berisi uang mainan yang digunakan untuk meyakinkan korban.
Polisi juga mengungkap bahwa komplotan ini telah beraksi di tiga lokasi berbeda di wilayah Bogor dengan modus serupa. Salah satu pelaku bahkan diketahui merupakan residivis dengan beberapa catatan kasus sebelumnya, menunjukkan jaringan kejahatan yang terorganisir.
Berita Terkait
-
Titik Terang SMK IDN Bogor
-
Berjuang Demi Hak Anak, Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Tagih Kepastian Pendidikan ke Wakil Rakyat
-
Siapa Bermain? 7 Fakta Bupati Bogor Endus Jual Beli Jabatan, Minta Audit Investigatif Dipercepat
-
Tanpa Kompromi! Bupati Bogor Instruksikan Inspektorat Pidanakan Oknum ASN Penjual Jabatan
-
Setoran Jabatan di Tingkat Kecamatan Terbongkar? 12 Saksi Diperiksa Inspektorat Bogor
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video
-
Bupati Bogor Sulap Horison Sayaga Jadi Destinasi Rekreasi
-
BRI Raih Empat Penghargaan di Top 20 Financial Institutions Award 2026
-
Temani Istri Beli Makan, Pria di Bogor Malah Bacok Bobotoh hingga Tewas
-
Pesan Menohok Bupati Bogor ke Pengelola Dapur MBG: Presiden yang Disalahkan jika Ada Kesalahan