Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto. ANTARA/HO/Pemkot Bogor
Selain mengecat, Rena menyebut, Dinas PUPR juga diminta untuk membuat tangga dekat Kebun Raya Bogor untuk menyeberang. Serta membuat turap atau tembok penahan tanah (TPT) di dekat jembatan.
Rena mengatakan, nantinya di sekitar kawasan tersebut juga akan dibuat tempat duduk berundak seperti tribun. Sehingga masyarakat bisa duduk santai.
Terkait kabel, Rena berkomunikasi dengan Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel). Sebab beberapa tiang listrik di sekitar pertokoan masih berantakan.
“Saya minta ini prioritas mereka untuk masukan ke dalam. Kalau waktunya 2 sampai 3 bulan mereka nggak sanggup. Tapi tetap saya minta dirapikan atau sampah (kabelnya) diputus,” kata Rena.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
Yanuar Arif Wibowo Kecewa soal CCTV Bangunan Mewah Lapas Cibinong: Kurang Ajar
-
'Apartemen' Mewah Lapas Cibinong Ternyata Ilegal, Tak Terdaftar BMN dan Tanpa APBN
-
Pantauan Terkini Lapas Cibinong Jelang Kedatangan DPR RI Pascatemuan Fasilitas Mewah
-
Tak Cuma Dicopot, Bappisus Ancam Bawa Pengelola Sel Mewah Lapas Cibinong ke Ranah Pidana
-
Kades di Bogor Ditangkap, Polisi Bongkar Modus Jual Tanah 4 Hektare Pakai Pemilik Jadi-jadian