SuaraBogor.id - Waspada maling saat ini tengah marak di bulan suci Ramadan 2024, seperti yang terjadi di wilayah Kampung Nangewer, Desa Cibinonghilir, Kecamatan Cilaku, Cianjur, Jawa Barat.
Polisi mengungkap kasus pencurian di salah satu toko sembako di Kampung Nangewer dengan meringkus satu pelaku yang sempat menyembunyikan barang bukti uang Rp50 juta di kandang ayam.
Menurut Kapolsek Cilaku Kompol Nandang pihaknya mendapat laporan dari korban pemilik toko atas nama Bambang yang kehilangan uang puluhan juta rupiah yang tersimpan di dalam toko dan sejumlah barang lainnya.
"Korban melapor dan kami menyebar anggota guna mendapat keterangan saksi, dimana kejadian pencurian saat pemilik toko sedang melaksanakan salat tarawih ke masjid, sedangkan hasil olah TKP, pelaku masuk melalui tembok samping toko," katanya.
Pelaku berhasil menguras kotak berisi uang hasil penjualan toko sembako dan membawa bungkusan rokok dan sejumlah barang lainnya, selanjutnya pelaku keluar melalui jendela belakang rumah yang menyatu dengan toko.
Hasil penyelidikan petugas, beberapa orang warga yang diminta kesaksiannya sempat curiga dengan gerak gerik pelaku R yang sempat bolak-balik ke depan toko usai pemilik berangkat ke masjid, namun warga tidak melihat lagi pria yang sempat terlibat dalam kasus pencurian.
"Setelah mendapat keterangan saksi dan olah TKP tuntas dilakukan, penyelidikan mengarah ke pelaku R yang sempat berdalih tidak melakukan hal tersebut, bahkan dia berdalih tidak berada di Cianjur saat kejadian," kata Kapolsek.
Pelaku akhirnya mengakui perbuatannya dan menyebutkan telah menyembunyikan barang bukti berupa uang Rp50 juta, satu buah telepon genggam dan beberapa bungkus rokok untuk mengelabui pemilik toko dan ketika ditangkap petugas.
"Saat ini pelaku masih menjalani pemeriksaan dan sudah mengakui perbuatannya, kami masih mengembangkan kasusnya karena beberapa laporan terkait pencurian di perkampungan yang sama diduga dilakukan pelaku," katanya.
Baca Juga: Jadwal Buka Puasa 21 Maret 2024 Untuk Wilayah Cianjur dan Sukabumi
Sementara pemilik toko Bambang, mengatakan sempat curiga dengan gerak gerik pelaku yang sempat masuk sebelum tokonya tutup karena hendak melaksanakan sholat tarawih di masjid, pelaku seperti sedang memperhatikan lokasi toko dan rumahnya.
"Saya tidak curiga karena saat itu yang berbelanja ke toko cukup ramai, namun saya sempat melihat pelaku seperti memperhatikan sekeliling toko dan tidak jadi berbelanja, saya tidak curiga langsung menutup toko," katanya.
Namun betapa terkejutnya korban saat pulang tarawih, mendapati kotak berisi uang Rp50 juta sudah dalam kondisi kosong dan jendela rumah sudah dalam kondisi terbuka bekas dicongkel dari luar, termasuk sejumlah barang di dalam toko berkurang jumlahnya.
"Saya langsung melaporkan hal tersebut ke pihak kepolisian, karena saya tidak tahu siapa pelakunya namun sempat curiga dengan gerak gerik pelaku yang sempat masuk ke dalam sebelum toko tutup," katanya. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang
-
20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor
-
Dini Hari Kelam di Cigudeg, Motor Trail Honda CRF Milik Warga Wargajaya Raib
-
Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor
-
Dugaan Keracunan MBG di Dramaga, Dua SMP Terapkan PJJ Selama Dua Hari