SuaraBogor.id - Pasar Depok Jaya, Kota Depok, Jawa Barat saat ini tengah jadi sorotan adanya produk mie basah mengandung Rodamin. Tentu hal itu sangat berbahaya, apalagi di bulan suci Ramadan kali ini.
Hal itu tentunya menjadi sorotan khusus bagi Komisi IX DPR RI bersama Pemerintah Kota Depok. Mereka saat ini tengah mengawasi peredaran makanan dan minuman di Pasar Depok Jaya, dan hasilnya menemukan satu makanan yang mengandung Rodamin atau zat pewarna pakaian.
"Untuk makanan di Pasar Depok Jaya aman. Hanya satu produk makanan mengandung Rodamin itu produsen dari luar Depok," kata Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono.
Dia menjelaskan, hasil dari temuan adanya makanan yang mengandung Rodamin ini, pihaknya bersama BPOM juga telah melakukan pembinaan kepada pedagangnya agar tidak menjual produk makanan yang mengandung zat pewarna yang berbahaya bagi tubuh itu.
Baca Juga: Aksi Nekat Maling Bobol Toko Sembako Saat Tarawih, Uang Rp50 Juta Raib
"Kita akan menyusuri di Depok. Diharap pedagang tidak menjual makanan tersebut. Penindakan di BPOM, kalau nanti ada temuan kami menginformasikan dan kami tidak ada kewenangan untuk menindak," katanya.
Imam Budi Hartono mengatakan, semua produk makanan yang dijual di Pasar Depok Jaya aman dikonsumsi.
Selain itu untuk harga dan stok produk untuk memenuhi kebutuhan warga selama Ramadhan juga aman.
"Harga dan stok aman. Cabai harganya sudah turun, tapi rasanya masih pedas. Ikan asin dan kue basah aman," katanya.
Sementara itu, Anggota Komisi IX DPR RI Kurniasih Mufidayati mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Depok dan BPOM Jakarta yang telah mendampingi melakukan pantauan lapangan ke Pasar Depok Jaya di bulan Ramadhan.
Baca Juga: Jadwal Buka Puasa 21 Maret 2024 Untuk Wilayah Cianjur dan Sukabumi
Tujuan kunjungan Komisi IX DPR RI itu adalah untuk mengetahui kondisi harga, stok, keamanan produk makanan yang dikonsumsi oleh masyarakat.
"Kami melakukan kunjungan lapangan ke Pasar Depok Jaya. Alhamdulillah. Produknya aman untuk belanja tahu, makanan, dan ikan asin," kata Kurniasih Mufidayati.
Sementara itu, Kepala BPOM Jakarta Sofiyani Chandrawati Anwar mengatakan, hasil sampling produk makanan yang dijual di Pasar Depok Jaya aman.
Namun ada satu produk makanan jenis mie basah positif mengandung zat pewarna atau Rodamin.
"Dari hasil sampling kami di Pasar Depok Jaya, dari hasil sampling kami diperbantukan ada satu produk mie basah positif mengandung Rodamin," kata Sofiyani.
Sofiyani mengatakan, atas temuan produk makanan mie basah itu pihaknya langsung memberikan pembinaan ke pedagang.
"Kita melakukan pembinaan ke penjualan. Hanya satu, makanan aman semua. Tahu, ikan asin, ikan, ayam aman," katanya. [Antara]
Berita Terkait
-
Keluhkan Penjualan Merosot, Pedagang Mainan di Pasar Gembrong: Lebaran Sudah Nggak Berpengaruh
-
Bolehkan ASN Mudik Pakai Mobil Dinas, Wali Kota Depok Bisa Dijerat UU Tipikor?
-
Izinkan Mobil Dinas untuk Mudik, Wali Kota Depok Bisa Diperiksa dalam Kasus Korupsi
-
Puasa Sunah Syawal dan Ganti Puasa Ramadan, Mana yang Harus Didahulukan?
-
Antara Pangan Instan dan Kampanye Sehat, Ironi Spanduk di Pasar Tradisional
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Stasiun Bogor dan Alun-Alun Kota, Potret Kesemrawutan yang Tak Kunjung Usai
-
Kades di Bogor Terbukti Minta THR Rp165 Juta ke Perusahaan, Rudy Susmanto Perintahkan Inspektorat
-
Kepadatan Puncak Bogor Tak Terbendung, One Way Arah Jakarta Diperkirakan Sampai Pukul 18.00 WIB
-
Kang Dedi Mulyadi Lapor! Ada Dugaan Pemotongan THR Sopir Angkot di Puncak Bogor
-
Puncak Macet Parah! One Way Diberlakukan Sampai Sore Nanti