SuaraBogor.id - Sekelompok Oraganisasi Masyarakat atau Ormas yang mengenakan pakaian BPPKB dari Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat kedapatan ngamuk di Puskesmas Leuwisadeng.
Para pria berpakaian ormas itu tampak memaki salah satu petugas kesehatan di Puskesmas Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Berdasarkan video berdurasi 31 detik yang beredar di media sosial, terlihat beberapa anggota ormas BPPKB kedapatan membawa senjata tajam (sajam) saat ngamuk di Puskesmas Leuwisadeng.
Mereka ngamuk lantaran diduga tidak puas dengan pelayanan yang diberikan petugas Puskesmas Leuwisadeng. Salah satu anggota ormas itu bahkan hingga memaki petugas dan sesekali mengerakan sajam yang ia pegang.
"Ngaremehken jelema, Aing hayang cageur didieu, lain dijedogeun didieu (meremehkan orang, saya ingin sembuh disini, bukan malah didiamkan)," kata seseorang dalam video, di kutip Jumat, 26 April 2024.
"Dibeulah sia ku aing (Saya belah kamu)," tambahnya.
Sementara itu, saat dikonfirmasi Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Teguh Kumara menjelaskan bahwa hingga saat ini pihaknya tengah melakukan penyelidikan serta berkoordinasi dengan polsek setempat.
"Sedang kita selidiki. Polsek Leuwiliang juga sudah koordinasi sama Kapuskesmas untuk pembuatan laporan," kata Teguh Kumara.
Teguh juga mendapatkan infomasi bahwasanya akan dilakukan tahap musyawarah antara kedua belah pihak di Kantor Kecamatan pada hari ini.
"Masih menunggu hasil musyawarah yang akan diadakan di Kantor Kecamatan," tandasnya.
Berita Terkait
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Psywar Final IBL 2026: Bogor Hornbills Pamer Pemain Asing, Jeff Withey Beri Peringatan Keras
-
Bogor Hornbills Tak Gentar Hadapi Nama Besar Pelita Jaya di Final IBL 2026
-
Final IBL 2026: Pelita Jaya Jakarta Waspadai 3 Pemain Asing Bogor Hornbills
-
Ulasan JBound Bogor: Wisata Edukasi untuk Anak Belajar Sambil Bermain
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Kabar Baik Bagi Warga Bogor! Lebih dari 1.000 Rumah Layak Bakal Dibangun Lewat Aspirasi Gerindra
-
Diresmikan Presiden Prabowo, Tiga Ruas Jalan Inpres di Kabupaten Bogor Rampung Diperbaiki
-
Tembus Rest Area Puncak, Ini Rute Kereta Api yang Sedang Dikaji Pemkab Bogor
-
Guna Hemat Anggaran, Pemkab Bogor Resmi Setop Kebijakan Sewa Kendaraan Dinas
-
Warga Parung dan Kemang Bersiap, Pemkab Bogor Mulai Bersihkan Saluran Air untuk Atasi Banjir