Scroll untuk membaca artikel
Andi Ahmad S
Kamis, 02 Mei 2024 | 16:44 WIB
Saepudin Muhtar atau Gus Udin [Tengah]. [IST]

Saat itu, ia merupakan salah satu anggota Tim Percepatan Pembangunan Strategis (TP2S) Kabupaten Bogor yang meramu sejumlah program terobosan, diantaranya penataan pusat kota atau City Beautification Projects, bantuan keuangan infrastruktur desa bernama Satu Miliar Satu Desa (Samisade), dan lain-lain.

Sementara, Ketua DPC PKB Kabupaten Bogor Edwin Sumarga menjelaskan PKB terbuka bagi siapa pun yang ingin mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Bupati. Namun, kata dia, penetapannya dilakukan oleh DPP PKB.

Ia mengingatkan kepada setiap orang yang mendaftarkan diri di PKB untuk meningkatkan popularitas dan merumuskan gagasan-gagasan, karena menjadi tolak ukur penilaian DPP PKB.

Namun, ia mengingatkan kepada setiap calon bahwa popularitas dan gagasan para calon menjadi salah satu tolak ukur yang akan dinilai DPP PKB.

Baca Juga: Golkar Depok Tunjuk Ririn Farabi Arafiq Maju di Pilkada 2024

“Nanti ada parameter dan ukuran, toh yang menentukan itu DPP bukan kita. Kita hanya sebagai jembatan saja. Itu ada parameter salah satunya survei, makanya saya sarankan Gus udin untuk mulai menaikan popularitas. Toh beliau ini sudah populer,” ungkap Edwin.

Load More