SuaraBogor.id - Pemerintah Provinsi Jawa Barat saat ini tengah melakukan berbagai upaya mencari solusi terbaik kaitan adanya tuntutan dari warga korban terdampak ledakan Gudang Amunisi Daerah (Gudmurah) Kodam Jaya.
Pj Gubernur Jawa Barat Bey Triadi Machmudin mengatakan, saat ini pihaknya telah tengah mencari solusi terbaik korban ledakan di Desa Ciangsana, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor tersebut.
Bey mengatakan penanganan kerusakan rumah yang terdampak ledakan Gudmurah bukan dibiarkan, melainkan akan dilakukan secara bertahap.
"Terkait peristiwa ledakan Gudmurah Kodam Jaya di Ciangsana, Kabupaten Bogor, yang diprioritaskan adalah masyarakat perkampungan yang terdampak, karena dapat langsung dikerjakan oleh kelompok masyarakat (Pokmas)," ujar Bey.
Baca Juga: Siapa Calon Gubernur Jabar dari Partai Gerindra? Dedi Mulyadi Bilang Seperti Ini
Demikian juga, kata Bey, warga Cluster Visalia yang mengeluh dan meminta penanganan, di mana dibutuhkan langkah lanjutan sesuai mekanisme dan kesepakatan.
"Untuk di Cluster Visalia belum ditangani karena perlu penanganan khusus, serta perlu ada kesepakatan dan mekanisme pelaksanaan perbaikan yang akuntabel, tidak bertentangan dengan aturan belanja tidak terduga (BTT)," ucapnya.
Dia memastikan sudah memerintahkan Sekda Jabar Herman Suryatman untuk segera berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait demi menyelesaikan masalah ini.
"Saya sudah perintahkan Sekda Provinsi Jabar untuk segera berkoordinasi dan mencari solusi terbaik untuk menangani dan menyelesaikan masalah ini," katanya.
Sebelumnya Bey Machmudin menuturkan warga yang bertempat tinggal terdekat dengan kawasan gudang amunisi milik Kodam Jaya, Desa Ciangsana, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, sudah dievakuasi ke tempat aman.
Baca Juga: Sehari Dua Mayat Ditemukan di Bogor dengan Lokasi Berbeda
Menurut Bey, sebanyak 85 kepala keluarga (KK) sudah dievakuasi ke Kantor Kepala Desa Ciangsana, dan sebanyak 50 KK dievakuasi ke Masjid Darussalam di dalam Kota Wisata Cibubur.
Berita Terkait
-
Pamer Bersihkan Sampah di Kali, Dedi Mulyadi Malah Dicap Jokowi Mode Sunda: Nangisnya Mana, Nangisnya?
-
Dedi Mulyadi Bakal Masukan Wamil di Kurikulum SMA Jawa Barat, Ini Penjelasannya
-
Ironi Warga Kolong Tol: Digusur Berkali-kali, Kembali karena Susah Cari Nafkah
-
Duarrr...! Apartemen di Kawasan Pesanggrahan Tiba-tiba Meledak, 3 Orang Luka-luka
-
Dikira Tak Bakal Ikut Pilkada, Ronal Surapradja Sudah Mau Fokus Kejar Tesis S2
Terpopuler
- CEK FAKTA: Diskon Listrik 50 Persen Berlaku Lagi, Periode Maret-April 2025
- Pembagian Port Grup Piala Dunia 2026 Dirilis, Ini Posisi Timnas Indonesia
- Masak Rendang 12 Kg, Penampilan BCL di Dapur Jadi Omongan
- Cruiser Matik QJMotor SRV 250 AMT Paling Digandrungi di Indonesia
- Persija Jakarta: Kalau Transfer Fee Oke, Rizky Ridho Mau Ya Silahkan
Pilihan
-
Petaka Mees Hilgers: Cedera Jadi Kontroversi Kini Nilai Pasar Terus Turun
-
Potret Denny Landzaat Salam-salaman di Gereja Saat Lebaran 2025
-
Media Belanda: Timnas Indonesia Dapat Amunisi Tambahan, Tristan Gooijer
-
Jumlah Kendaraan 'Mudik' Tinggalkan Jabodetabek Tahun Ini Meningkat Dibandingkan 2024
-
PSSI Rayu Tristan Gooijer Mau Dinaturalisasi Perkuat Timnas Indonesia
Terkini
-
Sejarah Bogor dalam Lensa! Pameran Foto PFI Bogor Meriahkan Open House Bupati
-
Geram ke Kades Klapanuggal, Dedi Mulyadi: Kepala Desa Peminta THR Lebih Parah dari Preman
-
Wali Kota Bogor dan Ribuan Warga Gelar Shalat Idul Fitri di Kebun Raya Bogor
-
Merakyat! Bupati Bogor Gelar Salat Id dan Perjamuan Rakyat di Lapangan Tegar Beriman
-
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara Sambut Idul Fitri 1446 H dengan Pesan Kebersamaan