SuaraBogor.id - Sebanyak tiga orang wanita yang berasal dari Kota Bogor, Jawa Barat ditangkap petugas Avsec Bandara Kualanamu, Sumatera Utara, Rabu (8/5/2024) lalu.
Ketiga wanita asal bogor itu ditangkap lantaran diduga bakal menyelundupkan 19 kilogram narkoba sejenis sabu melalui Bandara Kualanamu.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, ketiga wanita asal Bogor itu merupakan penumpang dari salah satu maskapai tujuan Jakarta. Ketiganya diamankan di area pintu (gate) 5, terminal keberangkatan penumpang Bandara Kualanamu.
Dugaan penyelundupan sabu yang melibatkan tiga wanita itu terungkap dari kecurigaan petugas saat koper ketiga wanita itu melintasi pemeriksaan mesin X Ray Baggage Handling Sistem (BHS).
Saat diperiksa, petugas menemukan benda yang tampak mencurigakan selanjutnya dilakukan pemeriksaan secara manual, hingga ditemukan tiga koper plastik transparan diduga berisi sabu dengan total sekitar 19 Kg.
Jika dirinci, masing-masing dari ketiga wanita itu yakni, MS ditemukan sebanyak 25 bungkus dengan berat kurang lebih 5.127 gram.
Lalu dari IN terdapat 25 bungkus dengan berat kurang lebih 5.118 gram serta dari AC sebanyak 45 bungkus dengan berat kurang lebih 9.230 gram.
Total sabu yang hendak diterbangkan ke Jakarta oleh tiga wanita mencapai 19.475 gram. Ketiganya kemudian diserahkan ke Direktorat Narkoba Polda Sumut.
Melansir Bogordaily.net (Jaringan SuaraBogor.id), Kapolresta Deliserdang Kombes Pol Raphael Sandhy Cahya Priambodo mengatakan kasus tersebut sudah dilimpahkan ke Polda Sumut untuk penanganan lebih lanjutnya.
Sementara itu Kepala Bidang Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi membenarkan penangkapan tiga wanita tersebut dan masih melakukan pendalaman.
"Saat ini polisi mendalami dan mengembangkannya," kata Kombes Pol Hadi Wahyudi dilansir dari Medandaily.
Identitas Tiga Wanita Asal Bogor
Masih dilansir dari Bogordaily.net, tiga wanita asal Bogor tersebut adalah AC (27) dan MS (28) dan IN (40).
AC dan MS diketahui sebagai warga Muarasari, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor sedangkan IN warga Bondongan, Kecamatan Bogor Selatan.
Hingga kini ketiganya masih dalam penanganan petugas kepolisian.
Berita Terkait
-
Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor
-
Kasus Ratu Sabu Dewi Astutik Masuk Tahap Akhir: Pelimpahan Awal April, Jaringan Global Terus Diburu!
-
Kampung Koboi Tugu Selatan: Ketika Alam, Tradisi, dan Inovasi Menyatu Membangun Desa BRILiaN
-
Viral Wanita Tak Dikenal Masuk Rumah Owner Skincare Tanpa Izin, Diusir Malah Melawan
-
7 Rekomendasi Parfum Wanita Tahan Lama Branded, Cocok Buat Segala Acara
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Sembilan Kali One Way! Begini Skenario Polisi Urai Kemacetan Horor di Jalur Puncak Bogor
-
Super App BRImo Permudah Pembelian Obat Online dengan Pengiriman Langsung
-
BRI Dorong Ekonomi Desa Manemeng Melalui Program Desa BRILiaN Berbasis Potensi Lokal
-
Misteri Pasutri Hilang di Jalur Puncak Terjawab, Ditemukan Meninggal di Cikalongkulon
-
7 Jam Berjibaku dengan Api! Damkar Bogor Berhasil Taklukkan Kebakaran Hebat Pabrik Plastik