SuaraBogor.id - Mahasiswa di kampus tidak hanya sedang belajar berbagai mata kuliah. Mahasiswa belajar di kampus untuk menimba ilmu kehidupan.
Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil menyatakan hal tersebut dalam kegiatan Kuliah Perdana Sekolah Tinggi Manajemen Informatika Komputer (STMIK) Tazkia Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 di Aula Serbaguna Kampus STMIK Tazkia, Bogor, Selasa (10/2/2026).
Kuliah perdana tersebut mengangkat tema "Character Wins The Future : Membangun Karakter Dan Etika Mulia Di Era Dominasi Artificial Intelligence"
Selain mempelajari mata kuliah di kampus, menurut Adityawarman, mahasiswa perlu mendidik dan membina diri sehingga karakter yang kuat.
"Mempunyai karakter yang kuat dalam profesinya merupakan sesuatu keharusan. Mahasiswa dari dulu sampai sekarang merupakan agen perubahan", papar Adityawarman.
"Berbagai perjuangan perubahan di Timur dan Barat penopangnya adalah pemuda dan mahasiswa", tambah Doktor lulusan IPB ini
Adityawarman menegaskan, pemuda adalah pilar kebangkitan.
"Dalam setiap kebangkitan, pemuda merupakan rahasia kekuatannya. Dalam setiap pemikiran, pemuda adalah pengibar panji-panjinya", tutur Adityawarman.
"Pemuda saat ini merupakan calon pemimpin masa depan", tandas legislator dari Partai Keadilan Sejahtera ini.
Baca Juga: Bentuk Raperda Penyelenggaraan Pasar, DPRD Kota Bogor Libatkan Masyarakat dalam Penyusunan Aturan
Adapun mata kuliah, kata Adityawarman, melalui artificial intelligence (AI) bisa dipelajari melalui internet dengan sangat mudah.
"Namun tetap harus menyeleksinya dengan baik. Karena tidak semua yang ditampilkan AI itu benar secara faktual", jelasnya.
"Karena itu, dalam menggunakan AI, kita harus banyak kaji kembali", pungkas Adityawarman.
Selain Adityawarman, tampil juga sebagai narasumber pada kuliah perdana tersebut Nihrawati AS (CEO Radar Bogor) dan Ricky Setiadi (Ketua Senat STMIK Tazkia). ***
Berita Terkait
-
Kios Bara Terancam Tutup 2026! IPB: Kami Ikuti Arahan Pemkab, Tapi Mahasiswa...
-
Bentuk Raperda Penyelenggaraan Pasar, DPRD Kota Bogor Libatkan Masyarakat dalam Penyusunan Aturan
-
Banyak Mahasiswa IPB Putus Kontak dengan Orang Tua Pasca Banjir Sumatera-Aceh
-
Komisi II Bersama Bapenda dan Kejari Sisir Wajib Pajak Nunggak: Dorong Peningkatan PAD Kota Bogor
-
Peringatan Hari Pahlawan Nasional, Adityawarman Adil Ajak Pemuda Kota Bogor Ikuti Jejak Pahlawan
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Viral Pelayanan Jutek di Puskesmas Cisarua, Ini Respons Pimpinan
-
4 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaik untuk Bapak-Bapak di Mei 2026
-
Dedi Mulyadi Ingin Kembalikan Kawasan Batutulis Bogor Jadi Area Hijau dan Sejarah
-
Ingatkan Bupati dan DPRD, KPK Turun Tangan Benahi Perencanaan Anggaran di Kabupaten Bogor
-
KPK Plototi Dana Pokir DPRD Kabupaten Bogor, Sekda: Jangan Sampai Bermasalah Hukum