- Hujan intensitas tinggi pada Rabu (11/2) malam menyebabkan banjir di beberapa titik Kabupaten Bogor.
- Kolaborasi Pemkab Bogor dan Pemkot Bekasi sukses mencegah banjir parah di Bojongkulur dengan membuka pintu air Cikeas.
- Angin puting beliung di Stadion Pakansari menyebabkan pohon tumbang, namun akses telah dibuka dan stadion aman digunakan.
SuaraBogor.id - Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Bogor, Jawa Barat, sejak Rabu (11/2) malam, memang menyebabkan banjir di beberapa titik Kabupaten Bogor.
Namun, ada kabar baik yang patut diapresiasi kolaborasi Pemerintah Kabupaten Bogor dengan Pemerintah Kota Bekasi berhasil mencegah potensi banjir besar di wilayah Bojongkulur, Kecamatan Gunungputri, yang awalnya diprediksi akan sangat parah.
Bupati Bogor Rudy Susmanto mengungkapkan bahwa Bojongkulur seharusnya diprediksi terjadi banjir sekitar pukul 22.00 WIB dengan ketinggian air mencapai 2 sampai 3 meter.
Namun, berkat koordinasi yang baik dengan Kota Bekasi, banjir besar dapat dicegah. “Alhamdulillah, proses penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan tidak ada korban jiwa,” katanya.
Rudy Susmanto menjelaskan bahwa kunci pencegahan banjir di Bojongkulur adalah keputusan Pemerintah Kota Bekasi yang membuka pintu air Sungai Cikeas.
Tindakan ini secara strategis menurunkan debit air dari hulu sungai, sehingga volume air yang mengalir ke Bojongkulur dapat terkendali.
"Kondisi tersebut membuat sejumlah rumah warga yang sebelumnya diperkirakan tergenang banjir akhirnya tidak terdampak," ujar Rudy.
Selain banjir, Kabupaten Bogor juga dilanda angin puting beliung yang terjadi di kawasan Stadion Pakansari.
Rudy Susmanto menyebut seluruh akses yang sempat tertutup akibat pohon tumbang telah berhasil dibuka dan ditangani hingga malam hari.
Baca Juga: Ketua TP PKK Kabupaten Bogor Desak Jajaran Bijak di Era Digital Demi Kesejahteraan Masyarakat
“Kesigapan rekan-rekan di lapangan sangat membantu. Beberapa akses jalan sudah kembali terbuka dan situasi dapat dikendalikan dengan baik,” ujarnya.
Terkait kondisi Stadion Pakansari pasca-angin puting beliung, Rudy memastikan stadion tetap dapat digunakan untuk kegiatan olahraga, termasuk pertandingan Liga 2 yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu.
“Ada beberapa ruangan yang plafonnya runtuh dan sebagian atap perlu dibenahi, tetapi dari sisi keamanan masih aman digunakan,” katanya.
Berita Terkait
-
Ketua TP PKK Kabupaten Bogor Desak Jajaran Bijak di Era Digital Demi Kesejahteraan Masyarakat
-
Tembus Langsung ke Parung Tanpa Lewat Sentul, Proyek Flyover Bomang Mulai Digarap 2027
-
Bupati Rudy Susmanto Turun Gunung Sidak Pergeseran Tanah dan Perangi Jual Beli Kapling Ilegal
-
5 Pemandangan Mengharukan di Pengajian Perdana Almarhum Al Ridwan, Putra Wakil Bupati Bogor
-
Takziah Tengah Malam, Bupati Bogor Beri Dukungan Moral dan Doa untuk Almarhum Putra Jaro Ade
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Waspada Uang Palsu Pecahan Rp100 Ribu Diduga Beredar di Bogor
-
Polda Metro Bongkar Sindikat Uang Palsu Rp620 Juta di Hotel Kemang Bogor
-
Kampung Koboi Tugu Selatan Sukses dalam Program Pemberdayaan Desa dari BRI
-
Warga Bogor Siap-siap! CFD Tegar Beriman Kembali Hadir Mulai 5 April
-
Sembilan Kali One Way! Begini Skenario Polisi Urai Kemacetan Horor di Jalur Puncak Bogor