SuaraBogor.id - Kasus begal sadis di Tajur, Kota Bogor, Jawa Barat terungkap. Saat ini Polresta Bogor Kota mengamankan tiga dari enam pelaku pembegalan hingga mengakibatkan korban koma.
Perlu diketahui, aksi begal mobil di wilayah Kecamatan Bogor Timur yang menyebabkan korban berinisial H (21 tahun) mengalami luka-luka karena mempertahankan mobilnya belum lama ini.
Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso mengatakan, enam orang tersangka, baru empat di antaranya yang sudah tertangkap yakni A, R, K, dan I. Sedangkan Zaidan dan Calvin masih dalam pencarian.
Bismo menjelaskan, sebelum aksi pencurian pada 22 April 2024 terjadi, korban membeli mobil tersebut dari salah seorang pelaku senilai Rp100 juta.
Ternyata mobil tersebut sudah dipasang GPS oleh pelaku untuk dilacak keberadaannya.
“Selama dua bulan mobil tersebut dipantau oleh para tersangka ini, dengan memasang GPS di mobil tersebut sebelumnya,” kata Bismo.
Ia menyebut, niat pelaku untuk mencuri kembali mobil tersebut sudah terencana dan matang. Selain memasang GPS, pelaku juga membuat kunci duplikat.
“Selama dua bulan pemantauan, setelah itu para tersangka merencanakan untuk mengambil kembali, mencuri mobil ini. Kemudian mereka bergerak menuju lokasi dan mencuri mobil tersebut,” jelasnya.
Saat kejadian, kata Bismo, korban memergoki pelaku dan mengejar mobilnya. Namun pelaku menabrak korban ke tiang listrik hingga luka dan sempat mengalami koma di rumah sakit.
Baca Juga: Aksi Begal Mobil di Bogor Terungkap, 3 Pelaku Dibekuk Polisi, Ini Tampangnya
“Pelaku ini tergolong sadis. Tentunya kita kenalan pasal maksimal untuk para tersangka dan juga tindakan tegas terukur,” ucapnya.
Akibat perbuatannya, para pelaku dikenakan Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara atas korban luka berat. Pelaku juga dijerat atas kepemilikan senjata api, dengan UU 12 Tahun 1951 dengan ancaman 20 tahun penjara. [Antara].
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
5 Poin Panas Polemik PSEL Bogor: Mulai dari Ancaman Kesehatan Hingga Tawaran Studi Banding ke China
-
4 Rekomendasi Sepeda Gunung United Bike yang Ramah di Kantong Banget, Mulai Rp2 Jutaan
-
Kompak Desak Transparansi, Warga dan DPRD Hadang PSEL? Pemkot Bogor Tawarkan China sebagai Solusi
-
Redam Penolakan Warga, Pemkot Bogor Ajak Warga Kayumanis Studi Banding ke China Soal PSEL
-
Lepas Jamaah Haji, Ketua DPRD Kota Bogor Titip Doa untuk Kesejahteraan Warga