SuaraBogor.id - Seorang siswi SMP di Bojongggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat diduga menjadi korban perundungan alias bully oleh pelajar SMK.
Detik-detik siswi SMP dibully pelajar SMK terekam video dan belakangan viral di media sosial. Aksi bully siswi SMP yang dilakukan pelajar SMK di Bojonggede Bogor terjadi di lapangan tanah merah kawasan Depok.
Dalam video viral tersebut tampak korban memakai seragam Pramuka, sedangkan pelaku tidak memakai seragam.
Informasi terkait aksi bully salah satunya diunggah di akun Instagram @infodepok_id.
"Korban dipukul dan dianiaya hingga kesakitan dan sempat berteriak minta tolong namun tidak ada satupun yang mau memisahkan menolongnya," tulis keterangan yang diunggah Info Depok.
Peristiwa bermula saat teman korban mengajak nongkrong dan ngopi bareng. Namun, korban malah dibawa ke Bulak Jagal, sebuah tanah merah kosong di Pabuaran. Di tempat itulah korban mengalami penganiayaan.
"Korban mengalami luka-luka, harus dilarikan ke rumah sakit untuk divisum setelah mengalami penganiayaan oleh temannya," sambungnya.
Sementara itu menanggapi kasus viral siswi SMP menjadi korban bully, Kapolsek Bojonggede Kompol Robinson mengatakan saat ini kasus tersebut sudah ditindaklanjuti.
Korban bully juga telah membuat laporan polisi dan kasus ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Metro Depok.
"Sudah ditindaklanjuti dan diserahkan ke unit PPA Polres Metro Depok, karena kasus di bawah umur," kata Kompol Robinson saat dikonfirmasi Bogordaily.net, Sabtu, 18 Mei 2024.
Menurutnya, korban merupakan siswi salah satu SMP di Bojonggede, Kabupaten Bogor yakni SMP Al Basyariah. Sedangkan pelaku dari SMK yang juga di Bojonggede, Kabupaten Bogor. "Iya betul, (pelaku) dua orang," jelas Kompol Robinson.
Berita Terkait
-
Kolaborasi dengan Artis Korea Makin Dilirik, KACA 2026 Umumkan Deretan Pemenang
-
Iri Tetangga Punya Mobil Baru? Video Emak-Emak Buang Kunci Portal Viral
-
2 Pemuda di Medan Terancam Pidana 6 Tahun dan Denda Rp60 M Usai Isi Pertalite Pakai Jeriken
-
Ulasan JBound Bogor: Wisata Edukasi untuk Anak Belajar Sambil Bermain
-
Pertamax dan Pertalite Trending, Publik Keluhkan Antrean Panjang serta Dampak BBM Mahal
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
BRI Jalankan Buyback Saham, CAR Tetap Kuat di Level 22,86%
-
Listrik Jabodetabek Padam Bergilir
-
Wajib Tahu! Ini Tarif Resmi Tiket Masuk Kebun Raya Cibodas Sesuai PP Terbaru
-
Buntut Bocah Tewas di Jasinga, Polres Bogor Terjunkan Tim K9 Mabes Polri Buru Anjing yang Lepas
-
Triliunan Rupiah Mangkrak! 21 Ribu Motor Listrik Program Makan Gratis Menumpuk di Gudang Sentul