SuaraBogor.id - Kabar beredar adanya sejumlah Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) melakukan kecurangan terkait isi tabung gas subsidi LPG 3 kilogram di wilayah Jabodetabek.
Hal itu mendapatkan respon langsung dari Bupati Bogor, Herman Suherman. Menurutnya, hingga saat ini pihaknya belum mendapat laporan terkait isi tabung gas 3 kilogram bersubsidi yang dinilai kurang.
Selama ini, ungkap dia, secara rutin Dinas Koperasi UMKM Perdagangan dan Perindustrian (Diskoperdagin) Cianjur, melakukan pengawasan dan pengontrolan langsung ke SPBE yang terdata di setiap kecamatan mulai dari utara hingga wilayah kota.
Petugas meminta pengusaha untuk tidak menyalahgunakan ketentuan pengisian gas elpiji bersubsidi karena setiap penggunaan sumber daya alam berada di bawah pengawasan negara sehingga pelaku usaha dalam melakukan usaha harus sesuai dengan aturan dan tidak berbuat curang.
"Saya bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkpimda) Cianjur, akan melakukan sidak ke sejumlah SPBE dalam waktu dekat untuk memastikan tidak ada pengurangan volume yang dilakukan pengusaha yang dapat merugikan masyarakat sebagai konsumen," katanya.
Sebelumnya, Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan telah meminta bupati maupun wali kota untuk mengawasi SPBE demi memastikan takaran pengisian tabung gas elpiji bersubsidi ukuran 3 kg sesuai ketentuan.
Mendag menekankan pemerintah daerah perlu terlibat dalam pengawasan itu, menyusul adanya 11 SPBE yang diduga melakukan kecurangan. Sebab dari uji sampel pada setiap fasilitas pengisian tersebut ditemukan tabung elpiji 3 kg hanya berisi 2,2 hingga 2,8 kg.
Adapun ke-11 SPBE yang diduga melakukan praktik tersebut berada di Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Bandung Barat, Cimahi, Purwakarta, Kota Tangerang, Tangerang Selatan dan DKI Jakarta. [Antara].
Baca Juga: Dana Bantuan Gempa Cianjur Tahap IV Cair Rp818,5 Miliar, 36.285 Rumah Rusak Segera Diperbaiki
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Damkar Bogor Gandeng Media Jadi Jembatan Edukasi Tanggap Bencana dan Bahaya Kebakaran
-
3 Rekomendasi Botol Minum Sepeda Terbaik 2026, Harga Mulai Rp50 Ribuan
-
BRI Salurkan Bonus dan Literasi Keuangan untuk Atlet SEA Games 2025
-
4 Fakta Tangsel Terjepit Krisis Sampah Usai Bogor dan Serang Tutup Pintu
-
Presiden Prabowo Apresiasi Prestasi Bersejarah SEA Games 2025, BRI Salurkan Bonus Atlet Indonesia