SuaraBogor.id - Prof. Dr. H.E., Mujahidin kembali dilantik menjadi Rektor Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor Masa Bakti 2024-2028.
Pelantikan ini berdasarkan Surat Keputusan YPIKA ber Nomor: 24/KPTS/PENG-YPIKA/2024 dan dilakukan oleh Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ibn Khaldun (YPIKA) Bogor, Dr. H. Didi Hilman di Auditorium Prof. Abdullah Siddiq Kampus UIKA Bogor Kota Bogor, Senin (3/5/2024).
Pada periode kepemimpinan Prof. Mujahidin sebelumnya, UIKA Bogor telah meraih berbagai prestasi dan pencapaian.
Mulai dari memberikan 57 penghargaan kepada Dosen dan Tenaga Kependidikan Berprestasi (2020-2023), pembiayaan ibadah haji kepada 34 orang, umroh 2 Orang, dan badal haji bagi dosen atau karyawan yang wafat dalam pengabdian di UIKA Bogor sebanyak 5 orang.
Baca Juga: Dear Warga Kabupaten Bogor, Ini Syarat Dapatkan Beasiswa Kuliah Gratis di UIKA, Catat Baik-baik Ya!
Pada pelantikan yang berjalan dengan khidmat ini, Prof. Mujahidin, menyampaikan ucapan terima kasih atas dipercayanya kembali menjadi rektor di UIKA Bogor Masa Bakti 2024-2028.
"Saya ucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah bekerjasama dengan UIKA Bogor, sehingga UIKA bisa meraih berbagai pencapaian-pencapaian yang positif dari awal masa jabatan hingga berakhirnya jabatan saya di periode pertama ini, semoga Allah balas kebaikan dan kinerja bapak ibu semuanya dengan amal kebaikan di sisi Allah," katanya.
Prof. Mujahidin juga menyampaikan permohonan dukungan dan kerjasamanya untuk masa jabatan selanjutnya dengan target UIKA Bogor meraih akreditasi institusi unggul di tahun 2024 ini.
Sementara itu ketua YPIKA Bogor Dr. Didi Hilman dalam sambutannya beliau menyampaikan ucapan selamat dan harapan atas dilantik kembalinya prof. Mujahidin sebagai rektor empat tahun kedepan.
"Pelantikan kembali Prof Mujahidin, kedua kalinya ini didasarkan atas penilaian kinerja kepemimpinan beliau selama menjabat sebagai rektor masa bakti 2020-2024 yang telah berhasil memajukan UIKA Bogor, salah-satunya jelas Didi, sebagaimana rilis yang dikeluarkan oleh Unirank 2024, UIKA Bogor masuk kedalam urutan atau ranking 10 besar sebagai kampus swasta terbaik di Jawa Barat," imbuhnya.
Baca Juga: Apa Itu Generasi Stroberi? Ini Penjelasan Prof. Maemunah Sa'diyah
Sebagai informasi, UIKA Bogor juga telah mendapatkan penghargaan dari Presiden Parlemen Thailand atas kontribusi di bidang pendidikan di Thailand Selatan selama lebih dari 10 tahun.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Hoaks Pabrik Senjata Israel yang Berhasil Dirudal oleh Mujahidin
-
Raih IPK 3,73, Ini Kisah Mahasiswa Asing Asal Uzbekistan Lulus Gemilang dari UIKA Bogor
-
4 Fakta Jaringan Teroris Mujahidin Indonesia Barat: DE Pernah Gabung Sebelum Baiat ke ISIS
-
Ngabuburit Sambil Menikmati Kaligrafi di Masjid Mujahidin
-
Satu Jasad DPO Belum Ditemukan, Kapolri Klaim Kelompok Teroris MIT Telah Diberantas Semua
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
-
7 Rekomendasi HP 5G Murah Terupdate April 2025, Mulai Rp 2 Jutaan
Terkini
-
Kemarin Puncak Lumpuh Total! Macet Parah dari Gadog Sampai Cibodas
-
Ajak Warga Berlibur di Bogor, Rudy Susmanto Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Wisatawan
-
Dilarang Berenang, Dua Wisatawan Bandung Tetap Nekat, Akhirnya Terseret Ombak Pantai Jayanti Cianjur
-
Sejarah Bogor dalam Lensa! Pameran Foto PFI Bogor Meriahkan Open House Bupati
-
Geram ke Kades Klapanuggal, Dedi Mulyadi: Kepala Desa Peminta THR Lebih Parah dari Preman