Kemudian disusul secara berturut-turut oleh Elly Farida 17,3 persen, Farabi El Fouz 11,5 persen, Supian Suri 10,1 persen, Ririn Farabi A Rafiq 7,0 persen.
Apabila dilakukan simulasi head to head antara Imam Budi Hartono dan Farabi El Fouz, keunggulan elektabilitas juga masih dimiliki oleh Imam Budi Hartono.
"Dukungan terhadap wakil wali kota petahana tersebut dalam simulasi head to head ini mencapai 43,2 persen. Sedangkan dukungan terhadap Farabi El Fouz 18,5 persen," ungkap Bawono .
Survei ini juga menguji beberapa simulasi pasangan calon. Di mana simulasi pertama melibatkan tiga pasangan calon, yaitu Imam Budi Hartono - Elly Farida, Farabi El Fouz - Pradi Supriatna dan Supian Suri - Babai Suhaimi.
Dalam simulasi ini diperoleh temuan pasangan calon Imam Budi Hartono - Elly Farida memperoleh dukungan tertinggi 45,6 persen
Disusul secara berturut-turut oleh pasangan calon Farabi El Fouz - Pradi Supriatna 21,2 persen dan pasangan calon Supian Suri - Babai Suhaimi 9,9 persen.
"Kami melakukan survei pada periode 14 - 22 Mei 2024 bertujuan untuk memotret peluang para bakal calon wali kota yang mulai menjadi perbincangan hangat di kota Depok menjelang pilkada tahun 2024 mendatang," kata Bawono.
Bawono menyebutkan pelaksanaan survei mengarah ke warga kota Depok yang telah memiliki hak pilih dalam pemilihan umum, yaitu mereka yang telah berumur 17 tahun ke atas atau mereka yang telah menikah ketika survei dilakukan.
Survei ini mengambil sampel 400 orang responden, penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling.
Baca Juga: PKS dan Golkar Mantap Usung Imam Budi Hartono dan Ririn Farabi Arafiq di Pilkada Depok 2024
"Dengan asumsi metode sample random sampling, ukuran sampel basis 400 orang responden memiliki toleransi kesalahan (margin of error) kurang lebih 5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih," ujarnya. [Antara].
Berita Terkait
-
Izinkan Mobil Dinas untuk Mudik, Wali Kota Depok Bisa Diperiksa dalam Kasus Korupsi
-
Bima Arya Pastikan Wali Kota Depok Akan Ditegur, Imbas Izinkan ASN Mudik Pakai Mobil Dinas
-
Wali Kota Depok Izinkan ASN Mudik Pakai Mobil Dinas, KPK: Mestinya Cegah Penyalahgunaan Fasilitas
-
Tunggu Perda Disahkan, Dana Rp300 Juta per RW di Depok Cair 2026
-
PKS Jelaskan Alasan Imam-Ririn Cabut Gugatan Sengketa Pilkada Depok di MK
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
-
7 Rekomendasi HP 5G Murah Terupdate April 2025, Mulai Rp 2 Jutaan
-
Donald Trump Resmi Umumkan Tarif Baru, Ekonomi Indonesia Terancam Kena Dampak!
Terkini
-
Kemarin Puncak Lumpuh Total! Macet Parah dari Gadog Sampai Cibodas
-
Ajak Warga Berlibur di Bogor, Rudy Susmanto Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Wisatawan
-
Dilarang Berenang, Dua Wisatawan Bandung Tetap Nekat, Akhirnya Terseret Ombak Pantai Jayanti Cianjur
-
Sejarah Bogor dalam Lensa! Pameran Foto PFI Bogor Meriahkan Open House Bupati
-
Geram ke Kades Klapanuggal, Dedi Mulyadi: Kepala Desa Peminta THR Lebih Parah dari Preman