SuaraBogor.id - Pilwalkot Bogor, Jawa Barat, saat ini tengah menjadi sorotan dikarenakan adanya dugaan pelanggaran aparatur sipil negara (ASN) yang tidak netral.
Dugaan pelanggaran itu dilakukan ASN pada Pilkada Bogor 2024. Bahkan, saat ini tengah ditangani oleh Bawaslu Kota Bogor.
Ketua Bawaslu Kota Bogor, Herdiyatna mengaku, saat ini dia tengah melakukan penelusuran dua dugaan pelanggaran ASN yang tidak netral.
Dugaan pelanggaran ASN yang tidak netral itu bekerja di Kantor Kementerian Agama Kota Bogor.
Ada ASN yang diduga mendukung salah satu pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor dalam kegiatan keagamaan.
Kasus dugaan pelanggaran lain yang ditangani ialah yang dilakukan salah seorang komisioner Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bogor, yang mendukung salah satu bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor.
"Sudah kami telusuri, pada akhirnya diberhentikan," katanya kepada wartawan belum lama ini.
Herdiyatna mengatakan apabila ASN yang bersangkutan terbukti tidak netral dan melanggar aturan, Bawaslu akan memberikan rekomendasi kepada instansi terkait yang berwenang.
“Kami tidak mau mendahului penanganan pelanggaran,” katanya.
Baca Juga: Pj Bupati Bachril Bakri: Puncak Bogor Punya Potensi Sebanding Destinasi Dunia
Ketika ditanya sudah ada dugaan pelanggaran yang dilakukan Paslon, dia mengaku belum menemukan.
Perlu diketahui ada lima pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor adalah Sendi Fardiansyah-Melli Darsa (nomor urut 1), Atang Trisnanto-Annida Allivia (nomor urut 2).
Kemudian, Dedie Rachim-Jenal Mutaqin (nomor urut 3), Rena Da Frina-Achmad Teddy Risandi (nomor urut 4), dan pasangan Raendi Rayendra-Eka Maulana (nomor urut 5).
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
Terkini
-
KPK Pasang Mata di Lapas Cibinong, Buka Peluang Usut Dugaan Korupsi
-
Tugas Sekolah Berbuah Dua Buku, Siswa SMA Kemala Bhayangkara Gunungsindur Tembus Dunia Literasi
-
65 Lapak PKL Jalan Nyi Raja Permas Dibongkar
-
Pohon Flamboyan 40 Meter Tumbang Timpa Pedagang dan Pembeli di Bogor
-
BRI Peduli Berikan Sepeda untuk Siswa SD di Semarang Agar Lebih Semangat Tempuh Pendidikan