SuaraBogor.id - Penjabat Bupati Bogor Bachril Bakri resmi melantik Ajat Rochmat Jatnika sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Pelantikan Ajat sendiri dilakukan di Sekretariat Daerah, Cibinong, Jumat (11/10/2024).
Ajat yang merupakan mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kabupaten Bogor masuk dalam tiga nama hasil lelang jabatan atau open bidding posisi sekda.
Dua lainnya yaitu, Asnan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor, dan Irwan saat ini duduk sebagai Kepala Dinas Perizinan dan Penanaman Modal Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bogor.
Bachril Bakri saat menyebutkan proses seleksi jabatan Sekda Kabupaten Bogor ini telah melalui beberapa tahapan dan telan memperoleh rekomendasi dari Kementerian Dalam Negeri RI dan Komisi Aparatur Sipil Negara atau KASN.
"Pelantikan dan pengisian jabatan merupakan suatu hal yang bias dalam rangka mengisi kekosongan jabatan. Pengangkatan jabatan untuk meningkatkan kinerja pemerintahan," kata Bachril.
Ia memberikan empat tugas prioritas untuk ditangani Ajat dalam melaksanakan jabatannya sebagai Sekda Kabupaten Bogor. Pertama, menyukseskan tahapan Pilkada 2024 dan membantu dalam mencapai target partisipasi pemilih yang telah ditetapkan sebesar 85 persen.
Kedua, berkoordinasi dengan DPRD Kabupaten Bogor kaitan dalam pembahasan APBD tahun 2025 yang saat ini sedang dibahas.
Ketiga, mengoordinasikan program prioritas nasional dalam upaya pengendalian inflasi, penanganan stunting, kemiskinan ekstrem, pengangguran terbuka, lalu pengembangan pariwisata dan UMKM, penanganan darurat sampah, serta mitigasi bencana.
Baca Juga: Bertemu Tokoh Agama, Rudy Bahas Masjid Raya Bogor hingga Insentif Guru Ngaji
"Kepada sekda definitif segera koordinasi dengan perangkat daerah, program yang belum, sedang, dan akan dilaksanakan, sehingga berjalan dengan baik," ujar Bachril.
Tugas prioritas yang keempat, yaitu mengoordinasikan penataan kawasan wisata Puncak, serta penanganan kantung parkir khusus angkutan tambang di wilayah Parungpanjang.
"Sekda harus menjadi yang paling utama menjaga keharmonisan seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Bogor demi terciptanya kondusifitas wilayah untuk pembangunan daerah," tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Stok Melimpah 640 Ribu Blanko, Cetak e-KTP di Kabupaten Bogor Tak Perlu Antre Lama
-
6 Fakta Tawuran 400 Anggota Gangster di Cibinong, Hingga Rudy Susmanto Turun Tangan Jam 3 Pagi
-
Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor
-
KPK Geledah 2 Kantor Dinas di Bogor
-
Niat Ikut Demo di DPR, 5 Pelajar Asal Sukabumi Malah Dicegat Polisi di Stasiun Bogor