SuaraBogor.id - Polsek Ciampea akhirnya berhasil menangkap para pelaku pembegalan yang menyebabkan seorang korban berinisal IR tewas pada 30 September 2024 lalu sekira pukul 01:15 WIB di jalan raya Cihideungilir, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor.
Kapolsek Ciampea Kompol Suminto, menjelaskan ada sebanyak tiga orang yang menjadi pelaku pembunuhan tersebut. Mereka yakni AJ, D, dan S. Namun, pelaku S telah meninggal dunia sebelum ditangkap polisi.
"Pada hari Senin 21 Oktober 2024, pelaku Ajum Jumaidi ditangkap di rumah istri keduanya, daerah Cibanteng Kecamatan Ciampea," kata Kompol Suminto, Selasa 22 Oktober 2024.
Polsek Ciampea bersama Polres Bogor kemudian melakukan pengembangan dan menangkap pelaku kedua berinisial D alias Rian.
Baca Juga: Bogor Waspada! Hujan Sore Hari Mengintai, BMKG Imbau Warga Siaga
Dari hasil pemeriksaan, perbuatan pembunuhan itu sudah direncanakan oleh almarhum S dan D. Pelaku utama dalam pembunuhan berencana itu yakni almarhum S.
"Keterangan dari pelaku bahwa diduga pelaku melakukan perbuatan tersebut yang sebelumnya sudah direncanakan bersama dengan S dan D, dengan otak pelaku perencanaan tersebut adalah S otak dari perkara ini," jelas dia.
"Selanjutnya pelaku di bawa dan di amankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut, di mana para diduga pelaku mengakui perbuatannya yang terjadi pada hari Senin tanggal 30 September 2024 itu," lanjutnya.
Kasi Humas Polres Bogor, Iptu Desi Triana menjelaskan, almarhum S atau otak utama pembunuhan berencana itu telah meninggal sebelum ditangkap polisi. S, diduga mengalami sakit yang sudah lama ia idap.
" Benar sudah wafat sebelum ditangkap, kemungkinan sakit, jadi sudah lama dari lama mereka melakukan kejahatan," kata dia.
Baca Juga: Pemkab Bogor Turun Tangan Atasi Sengketa Tanah Puskesmas Cileungsi
Atas perbuatan tersebut, para pelaku disangkakan Pasal 365 (3) KUHPidana dan atau 338 jo 340 KUHPidana dengan pidana kurangin 20 Tahun, hukuman mati dan atau seumur hidup.
Kontributor : Egi Abdul Mugni
Berita Terkait
-
Hari Ini, Contraflow Diberlakukan di Tol Jagorawi Arah Puncak
-
Wajib Coba! Bakso Seuseupan, Ikon Kuliner Lebaran Bogor Sejak 1984
-
Tim Kuasa Hukum Juwita Minta Penyidik Lakukan Tes DNA Guna Mengetahui Sperma di Rahim Jenazah
-
Kronologi Pemerkosaan Jurnalis Juwita Sebelum Dibunuh, Terduga Pelaku Anggota TNI AL
-
Daihatsu Xenia Jadi Barang Bukti Pembunuhan Wartawan di Banjarbaru
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Stasiun Bogor dan Alun-Alun Kota, Potret Kesemrawutan yang Tak Kunjung Usai
-
Kades di Bogor Terbukti Minta THR Rp165 Juta ke Perusahaan, Rudy Susmanto Perintahkan Inspektorat
-
Kepadatan Puncak Bogor Tak Terbendung, One Way Arah Jakarta Diperkirakan Sampai Pukul 18.00 WIB
-
Kang Dedi Mulyadi Lapor! Ada Dugaan Pemotongan THR Sopir Angkot di Puncak Bogor
-
Puncak Macet Parah! One Way Diberlakukan Sampai Sore Nanti