SuaraBogor.id - Pasangan calon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor urut 2, Bayu Syahjohan - Musyafaur Rahman menyampaikan bahwa pemerintah Kabupaten Bogor belum maksimal dalam memperhatikan Kebudayaan di Bumi Tegar Beriman.
"Di Kabupaten tentunya banyak sekali Kebudayaan asli Kabupaten Bogor salah satunya jingkrak, dan beberapa unsur masyarakat yang melestarikan seren taun dan kita melihat perhatian pemerintah sampai saat ini masih kecil, untuk itu kalau kita terpilih, pelestarian Kebudayaan di Kabupaten Bogor tentunya harus kita tingkatkan," kata Bayu, Selasa 19 November 2024.
Ia bahkan menyebut, masih banyak pusat kebudayaan yang belum menerima bantuan dan perhatian dari pemerintah Kabupaten Bogor. Menurut Bayu, ada pusat Kebudayaan Di Kabupaten Bogor yang mendapatkan bantuan, namun tidak disalurkan secara maksimal.
"Di Kabupaten Bogor kita lihat juga perhatian kita terhadap seni tari sunda yang masih banyak di beberapa daerah, mereka mengeluh tidak banyak dibantu oleh pemerintah Kabupaten Bogor seperti alat gamelan dan lain sebagainya, sangat sulit," jelas dia.
"Bahkan mereka dapat bantuan misal Rp80 juta, sampai ke masyarakat nya hanya 50 persen nya saja. Ini yang harus kita benarkan dan benahi untuk pelestariannya," lanjutnya.
Sementara, Wakil Bupati Bogor nomor urut 2, Musyafaur Rahman atau Kang Mus mengaku akan membuat pusat Kebudayaan tiap desa jika mereka terpilih menjadi pimpinan di Kabupaten Bogor.
"Pertama kami akan membantu seluruh pusat kegiatan adat yang ada di Kabupaten Bogor, baik yang di Urug, Jasinga, maupun tempat lain, mereka sudah ada sebelum adanya Bogor. Sehingga, ke depan kami berharap mereka jadi sentra informasi terkait Kebudayaan Kabupaten Bogor. Kami akan membangun di setiap desa pusat kegiatan budaya," jelas dia.
Diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bogor, Jawa Barat telah menetapkan tema debat kedua pasangan calon Bupati-Wakil Bupati Bogor yang akan berlangsung pada 19 November 2024 malam.
Ketua KPU Kabupaten Bogor, M. Adi Kurnia menjelaskan, tema debat kedua yakni soal tata kelola pemerintah, kebudayaan dan lingkungan.
Baca Juga: Debat Terakhir Pilbup Bogor, Rudy Susmanto: Kita Butuh Pemimpin Yang Bersih dan Bebas dari Korupsi
"Terkait pembahasan debat sudah ada tema nya, jadi ada tiga bahasan tema yang akan kita laksanakan untuk debat tata kelola pemerintahan, budaya dan lingkungan termasuk terkait sampah," katanya.
Kontributor : Egi Abdul Mugni
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bupati Bogor: Tidak Ada Ruang Bagi Narkoba, Sikat Hingga ke Akar!
-
Bersih-Bersih Internal, Pemkab Bogor Gandeng BNN Gelar Tes Urine Mendadak di Kantor Dinas
-
BRI Borong Penghargaan Domestik Dealer Utama SBN Terbaik 2025
-
Namanya Dicatut Isu Narkoba, Bupati Rudy Susmanto Tegaskan Tak Terlibat Media Apapun!
-
Waspada Modus COD! Pura-pura Test Drive, Motor Warga Cugenang Malah Dibawa Kabur