- Kemenpora akan membangun Akademi Olahraga Nasional seluas 500 hektare di Rancabungur, Bogor, atas arahan Presiden Prabowo Subianto.
- Pembangunan fasilitas terintegrasi untuk 21 cabang olahraga ini ditargetkan menelan anggaran Rp5 triliun selama tiga tahun pengerjaan.
- Proyek yang mencakup pendidikan hingga riset olahraga ini dijadwalkan mulai beroperasi penuh secara resmi pada awal tahun 2029.
SuaraBogor.id - Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) resmi memulai tahapan pembangunan Akademi Olahraga Nasional di wilayah Rancabungur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Proyek raksasa ini ditargetkan mencetak atlet kelas dunia ini diperkirakan menelan anggaran hingga Rp5 triliun dalam masa pengerjaan tiga tahun.
Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora), Dr. Gunawan Suswantoro, menegaskan bahwa koordinasi lintas Kementerian/Lembaga (KL) dan Badan telah dilakukan untuk mensinkronisasikan perencanaan agar berjalan efisien dan akuntabel.
Dr. Gunawan mengungkapkan bahwa lokasi pembangunan di wilayah Rancabungur, tepatnya di kawasan Candali dan Cimulang, dipilih langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Proyek ini akan menempati lahan seluas 500 hektare.
"Yang menentukan Pak Presiden, beliau sendiri yang memilih tempat itu. Tujuannya agar perencanaan dilakukan secara simultan dan efisien, baik dari segi anggaran maupun integrasi infrastruktur jalan yang akan dibangun Pak Bupati Bogor," ujar Dr. Gunawan usai rapat koordinasi di Bogor, Selasa (14/5/2026).
Akademi Olahraga ini tidak hanya berupa sarana latihan, melainkan sebuah ekosistem pendidikan atlet yang terintegrasi.
Fasilitas yang akan dibangun meliputi:
- Jenjang Pendidikan: Sekolah formal untuk tingkat SD, SMP, hingga SMA.
- Cabang Olahraga: Sarana dan prasarana lengkap untuk 21 cabang olahraga (cabor) prioritas sesuai arahan Presiden.
- Infrastruktur Penunjang: Asrama atlet, venue pertandingan bertaraf internasional, serta pusat penelitian (research center) khusus olahraga.
"Tujuannya adalah melatih atlet-atlet pilihan dari seluruh Indonesia yang memiliki potensi besar untuk menjadi atlet tingkat dunia," tambah Dr. Gunawan.
Pemerintah telah menyusun jadwal pengerjaan yang ketat guna memastikan proyek rampung tepat waktu:
Baca Juga: Bupati Bogor Rudy Susmanto Lepas 335 Jemaah Haji Kloter 24: Doakan Kelancaran dan Haji Mabrur
- Tahun 2026: Fokus pada penyelesaian perencanaan administratif dan teknis agar lebih tertib dan rapi.
- Tahun 2027–2028: Tahap pengerjaan konstruksi fisik secara masif.
- Awal 2029: Target operasional penuh seluruh fasilitas akademi.
Terkait pendanaan, proyek ini diperkirakan membutuhkan investasi sekitar Rp5 triliun selama periode tiga tahun pembangunan.
Meskipun merupakan proyek nasional, keterlibatan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dinilai sangat krusial. Dr. Gunawan menjelaskan bahwa Pemkab Bogor akan dilibatkan secara aktif, terutama terkait aspek:
- Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).
Kesesuaian Tata Ruang. - Infrastruktur Aksesibilitas: Integrasi jalan pendukung menuju kawasan akademi.
“Pemkab Bogor tentunya akan terlibat dalam hal Amdal, tata ruang, dan kebijakan kewilayahan lainnya. Kami ingin pengerjaan ini tertib administrasi sehingga pelaksanaannya berjalan dengan baik,” pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Bupati Bogor Rudy Susmanto Lepas 335 Jemaah Haji Kloter 24: Doakan Kelancaran dan Haji Mabrur
-
Kembali Makan Korban, Jalur Tengkorak Cisarua Bogor Bikin Pemotor Jakarta Terluka Parah
-
5 Rekomendasi Wisata Alam Sukamakmur Bogor Wajib Dikunjungi Mei 2026
-
Gara-gara Nyabu Sejak 2024, Kontrak Kerja PPPK di Klapanunggal Terancam Diputus
-
Viral Pelayanan Jutek di Puskesmas Cisarua, Ini Respons Pimpinan
Terpopuler
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- 9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Tunggu Tanda Tangan Gubernur Jabar, Pembebasan Lahan Jalan Tambang Bogor Tertunda Lagi
-
Rp90 Miliar Anggaran Lahan Jalan Tambang Dialihkan ke Pendidikan dan Kesehatan Bogor
-
BRI Perkuat Ekosistem MotoGP Mandalika 2026 Lewat Pariwisata, UMKM, dan Keberlanjutan
-
BRI Dorong Prestasi Atlet Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026
-
Ferdy Sambo Jalani Pemeriksaan Kesehatan di Lapas Cibinong, Tensi Agak Tinggi