SuaraBogor.id - Institut Pertanian Bogor (IPB) University bersama Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat bekerja sama untuk atasi krisis pangan di Bumi Tegar Beriman yang masih rendah.
"Indeks Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor saat ini belum maksimal, kita akan mendampingi Pemkab Bogor untuk meningkatkan Indeks Ketahanan Pangan tersebut," ujar Rektor IPB University Arif Satria usai bertemu Penjabat Bupati Bogor Bachril Bakri di Kampus IPB, Dramaga, Selasa (26/11/2024).
Berdasarkan data Badan Pangan Nasional, indeks ketahanan pangan Kabupaten Bogor pada 2023 sebesar 70.57 poin. Angka tersebut menempatkan Kabupaten Bogor pada peringkat 292 dari seluruh kota/kabupaten se-Indonesia.
"IPB dengan Pemkab Bogor selalu sinergi dalam berbagai program pembangunan dan yang paling penting lagi sekarang adalah bagaimana meningkatkan Indeks Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor," kata dia.
Ia menyebutkan persoalan pangan dekat dengan keahlian IPB University, sehingga pihaknya merasa bertanggung jawab secara moral untuk memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Bogor.
Penjabat Bupati Bogor Bachril Bakri menyambut baik upaya IPB University untuk terlibat langsung dalam peningkatan indeks ketahanan pangan daerah.
Ia menyebutkan Pemerintah Kabupaten Bogor telah banyak dibantu IPB University dalam mewujudkan pembangunan daerah, seperti pembangunan jalan di Agribusiness and Technology Park (ATP) IPB Dramaga.
Selain itu, penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Ciampea-Dramaga University Town, pelaksanaan Program Sekolah Pemerintah Desa, Sekolah Keluarga Berkualitas (Sekolah Pra Nikah) dan Hibah CSR Perusahaan untuk IPB (Mobil Klinik Tanaman).
“Saya mengapresiasi hasil karya yang telah dibuat oleh IPB ternyata sangat banyak dan bermanfaat, semoga dapat dicontoh dan diaplikasikan oleh Pemkab Bogor dan masyarakat. Terima kasih juga sudah membantu serta memfasilitasi untuk rencana pengembangan indeks ketahanan pangan di Kabupaten Bogor,” ujarnya.
Ia berharap, kerja sama yang sudah dibangun antara IPB University dan Pemerintah Kabupaten Bogor terus terjalin dan lebih ditingkatkan.
"IPB adalah salah satu aset Pemerintah Kabupaten Bogor, dalam upaya pengembangan pertanian dan ekonomi di Kabupaten Bogor,” kata Bachril.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Markas Polsek Cisarua Bakal Dipindahkan ke Rest Area Puncak, Ini Alasan Bupati Bogor
-
Warga Bojonggede-Citayam Bersiap! Bupati Rudy Susmanto Agendakan Pelebaran Jalan dari Bambu Kuning
-
Rudy Susmanto Minta KPK dan Jaksa Kawal Pembebasan Lahan 2 Proyek Raksasa Bogor
-
Gantikan Jalur Raya, Wisatawan Puncak Bogor Nantinya Bakal Diangkut Pakai Kereta Gantung
-
Buka-bukaan Robi Darwis Ungkap Alasan Tinggalkan Persib Demi Gabung Arema FC