SuaraBogor.id - Lagi dan lagi kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Cileungsi - Jonggol, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Minggu (23/3/2025).
Kecelakaan itu melibatkan dua kendaraan yakni sebuah Pikap Suzuki ST 150 Futura B 9300 FAL dan Honda Scoopy B 5972 TNJ.
Dua kendaraan tersebut saling bertabrakan antarmuka atau biasa disebut adu banteng.
Akibat adu banteng tersebut, pengendara motor tewas di tempat.
Melansir dari Metropolitan -jaringan Suara.com, dari video yang diterima nampak pengendara motor melaju dari arah Jonggol menuju Cileungsi.
Dari arah berlawanan, datang satu unit mobil pikap berwarna hitam dari arah Cileungsi menuju Jonggol dengan kecepatan yang cukup tinggi.
Tabrakan antar dua kendaraan itu pun tak terelakkan.
Nampak pemotor terpental dan sepeda motornya terseret mobil pikap.
Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Bogor Ipda Ferdhyan Mulya mengatakan, kecelakaan adu banteng itu terjadi pada Minggu, 23 Maret 2025 pukul 06.57 WIB.
Baca Juga: Puncak Bogor Kembali! Bupati Rudy Susmanto Gagas Penghijauan Besar-besaran
Kecelakaan bermula saat mobil pikap yang dikemudian SM bergerak dari arah Cileungsi menuju Jonggol.
Tiba-tiba, pikap berwarna hitam itu bergerak ke kanan jalan.
"Lalu bagian depan kendaraan Pikap Suzuki ST 150 Futura tersebut membentur bagian depan motor Honda Scoopy," ujar Ferdhyan, Minggu, 23 Maret 2025.
Akibatnya, pemotor yang belum diketahui identitasnya itu tewas di tempat, akibat mengalami luka memar pada bagian kepala.
Korban pun dilarikan ke RS Abdul Radjak.
Sedangkan penumpang motor Honda Scoopy yang belum diketahui identitasnya mengalami luka berat.
"Mengalami luka sobek pada bagian kepala dan luka memar pada bagian tangan sebelah kiri, kemudian dibawa ke RS Abdul Radjak," ungkapnya.
Sekedar Informasi Tambahan, Tips Mudik Aman dan Nyaman 2025.
Mudik merupakan tradisi tahunan yang dinantikan banyak orang untuk pulang ke kampung halaman dan berkumpul bersama keluarga. Namun, perjalanan mudik juga perlu persiapan matang agar tetap aman dan nyaman. Berikut beberapa tips mudik aman agar perjalanan lancar dan bebas kendala;
1. Pastikan Kendaraan dalam Kondisi Prima
- Jika mudik menggunakan kendaraan pribadi, lakukan pengecekan menyeluruh sebelum berangkat, seperti:
- Rem & Ban: Pastikan tidak aus dan dalam kondisi baik.
- Oli & Air Radiator: Ganti oli jika sudah waktunya, dan cek air radiator agar mesin tidak overheat.
- Lampu & Kelistrikan: Semua lampu berfungsi dengan baik, termasuk lampu utama, rem, dan sein.
- Bensin & Cadangan BBM: Jangan biarkan tangki bensin kosong, apalagi saat perjalanan jauh.
2. Siapkan Dokumen Perjalanan & Identitas
- Pastikan membawa dokumen penting seperti:
- SIM & STNK (jika menggunakan kendaraan pribadi).
- Tiket & Kartu Identitas (untuk yang naik transportasi umum).
- E-money atau Uang Tunai untuk membayar tol dan keperluan darurat.
3. Atur Waktu Perjalanan dengan Baik
- Hindari jam-jam padat saat arus mudik puncak untuk mengurangi risiko macet panjang.
- Pantau arus lalu lintas lewat Google Maps atau aplikasi navigasi lainnya.
- Istirahat setiap 3-4 jam agar tidak kelelahan saat menyetir.
4. Waspada dan Patuhi Aturan Lalu Lintas
- Jangan ngebut! Utamakan keselamatan, bukan kecepatan.
- Gunakan sabuk pengaman & helm jika naik motor.
- Hindari bermain HP saat berkendara, jika perlu gunakan handsfree.
- Waspadai cuaca buruk dan jangan memaksakan perjalanan jika kondisi tidak memungkinkan.
5. Gunakan Transportasi Umum dengan Bijak
- Bagi yang mudik dengan bus, kereta, atau pesawat:
- Pesan tiket jauh-jauh hari agar tidak kehabisan.
- Jaga barang bawaan, jangan mudah percaya dengan orang asing.
- Pantau jadwal keberangkatan dan datang lebih awal ke terminal/stasiun/bandara.
6. Jangan Lupa Berdoa
Sebelum berangkat, bacalah doa agar perjalanan diberikan keselamatan dan kelancaran.
"Bismillahi tawakkaltu ‘alallah, laa hawla wa laa quwwata illa billah."
(Dengan nama Allah, aku bertawakal kepada-Nya. Tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah.)
Berita Terkait
-
Puncak Bogor Kembali! Bupati Rudy Susmanto Gagas Penghijauan Besar-besaran
-
Indahnya Berbagi! Wartawan dan DPRD Bogor Bahagiakan Santri Tunanetra Penghafal Al-Quran
-
Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa, DPRD Kota Bogor Bersama PWI Kota Bogor Gelar Bukber
-
Bupati Bogor: Operasi Ketupat 2025 Fokus Pengamanan Jalur Mudik dan Fasilitas Umum
-
Situ Lenyap, Lahan Berubah Fungsi? Menteri ATR/BPN Telusuri Kasus 32 Situ di Bekasi-Bogor
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
Terkini
-
Lebih dari Sekadar Transfer! Fitur NFC di BRImo Ini Bikin Hidup Masyarakat Urban Makin Praktis
-
3 Rekomendasi Sepeda Paling Enteng Digowes di Jalur Menanjak, Dijamin Nggak Bakal Ngoyo
-
Ini 3 Poin Penting Bahaya Kerokan Saat Serangan Jantung Kata dr Yislam Aljaidi
-
Banjir Bandang Terjang Bojongkoneng Bogor, Satu Mobil Terseret Arus Hingga Rusak
-
5 Poin Penting Kecelakaan Beruntun di Tol Ciawi