SuaraBogor.id - Bupati Bogor, Rudy Susmanto menjadi pembina upacara apel pasukan Operasi Ketupat Lodaya tahun 2025 di Kodim 0621,Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu 20 Maret 2025.
Ia menjelaskan, pasukan yang akan dikerhakan pada Operasi Ketupat Lodaya 2025 itu merupakan pasukan gabungan dari TNI, Polri, Pasukan dari pemerintah Kabupaten Bogor, hingga petugas kesehatan.
Rudy menyebut, pemerintah Kabupaten Bogor bersama stakeholder lainnya, siap mengamankan dan menyambut arus mudik dengan aman dan nyaman.
"Ini kita apel gelar pasukan Ketupat Lodaya 2025, jadi kita berkumpul TNI-Polri dan didukung stakeholder terkait. Kita bersiap menyambut hari raya idul fitri dan menjaga stabilitas keamanan jalur lalu lintas serta kesiapan dari seluruh personil dan jelang hari raya idul fitri," jelas dia.
Rudy menyampaikan, meski Kabupaten Bogor masih dalam pemulihan pasca bencana, namun para petugas memastikan tidak akan mengurangi pelayanan masyarakat yang menggunakan jalur Kabupaten Bogor saat mudik.
"Walaupun ada bencana, kita harus fokus menyambut hari raya idul fitri, maka masyarakat arus lalu lintas jaringan masyarakat ini harus berjalan dengan baik," jelas dia.
Tak hanya itu, Rudy Susmanto juga memastikan infrastruktur yang rusak akibat bencana di Kabupaten Bogor, akan segera selesai perbaikannya sebelum lebaran idul fitri.
"Untuk progres jembatan alhamdulillah dari 8 jembatan yang 1 di wilayah Sukamakmur dan 7 di wilayah cisarua dan megamendung masih tahap pemasangan.bTapi kami optimis sebelum hari raya idul fitri, semua terpasang dan dapat digunakan oleh seluruh masyarakat," tutup dia.
Pos-pos Operasi Ketupat
Baca Juga: Kehadiran Gibran Bikin Heboh Sekolah Al-Madinah, Bupati Bogor Ikut Menyambut
Kapolres Bogor, AKBP Rio menjelaskan ada sebanyak 20 pos untuk pelaksanaan Operasi Ketupat 2025. 17 diantaranya posko pengamanan (Pospam).
"Posko jumlahnya ada 20, 17 pospam, 1 posyan 1 pos terpadu, 1 pos kita secara bersama-sama, sehingga kita akan tersebar di Kabupaten Bogor," jelas dia.
Kedua puluh pos itu berlaku di periode mudik dan arus balik. Sebab, kata dia, kepenuhan pengunjung akan lebih banyak pasca lebaran karena menuju destinasi wisata Bogor.
AKBP Rio menjelaskan, pihaknya memastikan wisatawan tidak akan lagi terkena pungutan liar (pungli) atau joki jalur alternatif khusus di kawasan Puncak.
"Seluruh jalur puncak yang jalur alternatif, saya pastikan saya akan jaga dengan pasukan brimob, saya tidak ingin ada orang orang yang memanfaatkan dengan menjadi joki dengan memeras masyarakat yang ingin berlibur," jelas dia.
Selain itu, AKBP Rio Wahyu Anggoro juga mengingatkan kepada para wisatawan agar tidak hanya ke Puncak. Sebab, kata dia, banyak wisata alam lainnya yang ada di Kecamatan-Kecamatan Kabupaten Bogor.
Berita Terkait
-
Kehadiran Gibran Bikin Heboh Sekolah Al-Madinah, Bupati Bogor Ikut Menyambut
-
SPBU Curang Jelang Mudik Lebaran Siap-siap! Pertamina, Polri dan Kemendag Bersatu Lindungi Konsumen
-
Didampingi Bupati Rudy Susmanto, Gibran Ajak Guru dan Siswa Bogor Kuasai AI
-
Bupati Bogor dan Gubernur Jabar Bahas Pengendalian Banjir dengan Kemen PU
-
Jalur Alternatif Mudik Cianjur: Jonggol dan Sukaluyu Direkomendasikan, Puncak II Dilarang
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Sentuhan Nostalgia di D'Kambodja Heritage, Kuliner Semarang Karya Anne Avantie yang Kian Berkembang
-
Berawal Sederhana, BRILink Agen di Bakauheni Tumbuh Jadi Tulang Punggung Layanan Transaksi
-
Desa BRILiaN Tompobulu Jadi Contoh Sukses Pengembangan Ekonomi Berbasis Potensi Lokal dan Teknologi
-
Ekosistem Usaha Terintegrasi, Empang Baru Jadi Desa Ekonomi Mandiri
-
Kemenkes Turun Tangan Selidiki Kasus Kematian Dokter Internship di RSUD Pagelaran Cianjur