SuaraBogor.id - Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan, Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kota Bogor menggelar Festival Ramadan Nabeuh Bedug di Gedung Queen Creative Hub, Jalan Semplak, Kota Bogor, pada Minggu (23/3/2025).
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, yang hadir untuk membuka acara, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif penyelenggaraan festival ini.
Dedie menilai bahwa Festival Nabeuh Bedug merupakan langkah awal yang baik dalam memperkenalkan budaya tradisional kepada masyarakat luas.
“Festival ini adalah sebuah permulaan, langkah awal yang semoga ke depannya bisa dikembangkan lebih besar hingga menarik lebih banyak wisatawan untuk menyaksikan Festival Nabeuh Bedug di Kota Bogor,” ujar Dedie.
Menurutnya, festival semacam ini memiliki potensi besar untuk mendukung sektor pariwisata Kota Bogor. Dengan promosi yang lebih luas dan persiapan yang matang, ia optimistis Festival Nabeuh Bedug dapat berkembang menjadi daya tarik wisata baru yang berdampak positif bagi ekonomi lokal.
Setelah secara resmi membuka festival, Dedie A. Rachim berkeliling mengunjungi bazar UMKM yang berada di halaman gedung. Ia juga turut memborong berbagai produk lokal yang dijajakan oleh para pelaku usaha sebagai bentuk dukungan terhadap perkembangan UMKM Kota Bogor.
Aspirasi Masyarakat yang Terwujud dalam Festival
Ketua BPPD Kota Bogor, Jamaluddin, menjelaskan bahwa Festival Nabeuh Bedug lahir dari aspirasi masyarakat yang menginginkan adanya festival bedug di Kota Bogor.
“Festival ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak dan menjadi festival bedug pertama di Kota Bogor yang diadakan di Bogor Barat. Kami ingin menghadirkan sesuatu yang berbeda dengan memperkenalkan budaya menabuh bedug secara lebih luas,” jelas Jamaluddin.
Festival ini diharapkan dapat menjadi agenda tahunan yang tidak hanya melestarikan tradisi budaya, tetapi juga memperkuat pariwisata religi dan ekonomi kreatif di Kota Bogor.
Baca Juga: Kecelakaan Adu Banteng di Cileungsi, Satu Pengendara Tewas di Tempat
Dengan antusiasme yang tinggi, Festival Nabeuh Bedug diharapkan terus berkembang, membawa manfaat bagi masyarakat, dan memperkaya keunikan budaya Kota Bogor di kancah nasional.
Sekedar informasi tambahan, berikut ini adalah Makna Idul Fitri
Idul Fitri merupakan hari raya yang dinanti-nantikan oleh umat Islam di seluruh dunia. Setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan, Hari Raya Idul Fitri menjadi momen kemenangan dan refleksi diri.
Namun, lebih dari sekadar perayaan, Idul Fitri memiliki makna mendalam dalam kehidupan seorang Muslim.
1. Kembali ke Fitrah (Kesucian)
Secara bahasa, Idul Fitri berasal dari kata "Id" yang berarti kembali dan "Fitri" yang berarti suci atau berbuka.
Berita Terkait
-
Kecelakaan Adu Banteng di Cileungsi, Satu Pengendara Tewas di Tempat
-
Puncak Bogor Kembali! Bupati Rudy Susmanto Gagas Penghijauan Besar-besaran
-
Indahnya Berbagi! Wartawan dan DPRD Bogor Bahagiakan Santri Tunanetra Penghafal Al-Quran
-
Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa, DPRD Kota Bogor Bersama PWI Kota Bogor Gelar Bukber
-
Bupati Bogor: Operasi Ketupat 2025 Fokus Pengamanan Jalur Mudik dan Fasilitas Umum
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Pemkab Bogor Siapkan Tim Medis dan Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT
-
BRI Peduli Bergerak Cepat Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Bumi Flores NTT
-
Ancaman El Nino Super Paruh Kedua 2026, Guru Besar IPB Ingatkan Potensi Anjloknya Produksi Pangan
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor