SuaraBogor.id - Kabut tebal di Jalur Puncak Bogor dan Cianjur saat ini terjadi di tengah arus mudik Lebaran Idul Fitri 2025. Tentunya, pemudik harus waspada saat melewati jalan tersebut.
Polres Cianjur mengimbau pemudik untuk waspada saat melintasi jalur Puncak Pass. Pasalnya kabut tebal itu mengganggu jarak pandang saat berkendara.
Kapolres Cianjur AKBP Rohman Yongky Dilatha mengatakan setelah hujan turun deras sejak siang hingga petang, jalur Puncak Pass tertutup kabut tebal dengan jarak pandang hanya beberapa meter.
"Kawasan Puncak kerap dilanda kabut tebal terutama saat pagi dan menjelang malam, sehingga pengendara terutama pemudik untuk berhati-hati dan waspada saat melintas ketika kabut turun karena jarak pandang menjadi pendek," kata Rohman, dilansir dari Antara.
Baca Juga: Puncak Arus Mudik di Bogor Diprediksi Besok, Jalur Saat Ini Masih Lengang
Pihaknya menyarankan pengendara atau pemudik untuk menepi sambil menunggu kabut hilang atau menipis guna menghindari hal yang tidak diinginkan, karena jarak pandang terhalang kabut sehingga kendaraan dari arah berlawan tidak terlihat jelas.
Termasuk meningkatkan kewaspadaan saat memasuki jalan menurun tajam dan berbelok di kawasan Ciloto, karena kerap terjadi kecelakaan tunggal atau beruntun, karena rem blong atau kelalaian lainnya. Dia meminta setiap pengendara memastikan kendaraan laik jalan sebelum berangkat.
"Pastikan kondisi kendaraan laik jalan dan pengendara dalam kondisi prima, ketika lelah lebih baik berhenti untuk istirahat sebelum melanjutkan perjalanan," katanya.
Berdasarkan pantuan, sejumlah pemudik yang melintas di jalur Puncak Pass, tampak memilih menepi sambil beristirahat saat kabut tebal menyelimuti kawasan Puncak, Jumat petang.
Pemudik asal Jakarta dengan tujuan Bandung Riski (34) mengatakan saat memasuki perkebunan teh Puncak, kabut mulai turun dan semakin tebal saat memasuki kawasan Puncak Pass, sehingga di memilih berhenti di pinggir jalan karena jarak pandang terhalang.
Baca Juga: Kecelakaan Maut Renggut Nyawa Pengendara Motor di Puncak Bogor
"Sangat tebal sampai lampu dari arah berlawanan baru terlihat dalam jarak 3 meter, membuat saya memilih berhenti sambil istirahat menunggu kabut hilang, karena tidak berani kalau memaksakan diri menyetir," katanya.
Berita Terkait
-
Rekor Mudik Lebaran 2025! KAI Angkut 2,2 Juta Penumpang, Stasiun Ini Paling Ramai
-
Mudik Hemat! Damri Bagi-Bagi Diskon 20 Persen untuk Arus Balik Lebaran 2025
-
Diskon Tarif Tol Trans Jawa Bikin Kantong Lebih Lega di Arus Balik 2025
-
Cegah Kepadatan Arus Balik Lebaran, Pemudik Akan Dialihkan Lewat Tol Fungsional Jakarta-Cikampek II
-
Jalur Fungsional Japek II Selatan, Terobosan Cerdas Urai Kemacetan Arus Balik Lebaran 2025
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Donald Trump Resmi Umumkan Tarif Baru, Ekonomi Indonesia Terancam Kena Dampak!
-
Antara Pangan Instan dan Kampanye Sehat, Ironi Spanduk di Pasar Tradisional
-
Link Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Duel Panas Derby Della Madonnina
-
FULL TIME! Yuran Fernandes Pahlawan, PSM Makassar Kalahkan CAHN FC
-
Libur Lebaran, Polresta Solo Siagakan Pengamanan di Solo Safari
Terkini
-
Kemarin Puncak Lumpuh Total! Macet Parah dari Gadog Sampai Cibodas
-
Ajak Warga Berlibur di Bogor, Rudy Susmanto Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Wisatawan
-
Dilarang Berenang, Dua Wisatawan Bandung Tetap Nekat, Akhirnya Terseret Ombak Pantai Jayanti Cianjur
-
Sejarah Bogor dalam Lensa! Pameran Foto PFI Bogor Meriahkan Open House Bupati
-
Geram ke Kades Klapanuggal, Dedi Mulyadi: Kepala Desa Peminta THR Lebih Parah dari Preman