SuaraBogor.id - Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, memberikan apresiasi terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor di bawah kepemimpinan Bupati Rudy Susmanto dan Wakil Bupati Ade Ruhandi (Jaro Ade) selama 100 hari pertama masa jabatan mereka.
Apresiasi tersebut disampaikan menyusul hasil survei lembaga independen yang menunjukkan tingkat kepuasan publik mencapai 82,54 persen.
"Angka ini bukan sekadar statistik, tetapi bukti nyata bahwa masyarakat merasakan kehadiran pemerintah dalam kehidupan sehari-hari," ujar Sastra dalam keterangan tertulisnya, Selasa (3/6/2025).
Ia menyebut capaian tersebut sebagai kado terbaik bagi Pemkab Bogor, yang menunjukkan bahwa program kerja jangka pendek telah tepat sasaran dan menyentuh kebutuhan masyarakat.
Sastra juga mendorong Pemkab Bogor untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya dalam hal pengambilan kebijakan yang lebih transparan dan partisipatif.
"Kami berharap komunikasi publik dapat diperkuat, dengan membuka akses informasi seluas-luasnya dan melibatkan masyarakat dalam setiap proses pengambilan keputusan," tambahnya.
Ia menegaskan komitmen DPRD dalam mengawal jalannya pemerintahan dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga momentum positif ini.
"Pemerintah sudah bekerja, masyarakat merespons, dan DPRD siap mengawal. Ini saatnya bersinergi demi kemajuan Kabupaten Bogor," tutup Sastra.
Pesan HJB dari Bupati Bogor Rudy Susmanto
Baca Juga: Peringatan HJB ke-543, Dedi Mulyadi Gaungkan Bogor sebagai Tanah Pusaka
Bupati Bogor Rudy Susmanto mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-543 sebagai momentum untuk membangkitkan semangat persatuan dan kebersamaan dalam membangun Kabupaten Bogor.
Rudy menyampaikan hal tersebut menjelang puncak peringatan HJB yang jatuh setiap tanggal 3 Juni. Tahun ini merupakan kali pertama Rudy memperingati HJB sebagai Bupati Bogor.
“Dengan perbedaan yang ada, tentunya HJB ini menjadi momen kita membangun Kabupaten Bogor ke depan,” kata Rudy Susmanto.
Ia menjelaskan bahwa Kabupaten Bogor memiliki karakteristik wilayah yang beragam, baik dari segi budaya, masyarakat, maupun geografis. Namun, menurutnya, keberagaman tersebut harus menjadi kekuatan dalam memperkuat identitas daerah.
“Masyarakat kita heterogen. Tetapi Bogor ada di Jawa Barat. Sukunya suku Sunda. Itu menjadi kekayaan yang harus kita rawat,” ujarnya.
Rudy juga mengajak seluruh warga Bogor, baik yang berada di pusat kota maupun wilayah pelosok, untuk bersatu dan bekerja sama dalam mewujudkan kemajuan daerah.
Tag
Berita Terkait
-
Peringatan HJB ke-543, Dedi Mulyadi Gaungkan Bogor sebagai Tanah Pusaka
-
Bikin Kaget! Dedi Mulyadi Lebih Pilih Dadang Kosasih Jadi Kadishub Bogor, Bayu Rahmanto Tergeser?
-
Bukan Hanya Istana dan Kebun Raya, Ini Sejarah Panjang Bogor yang Jarang Diketahui
-
Dedi Mulyadi Sentil Warga Bogor: Jangan Malu Ucapkan Dua Kata Krusial Ini
-
Bukan Sekadar Slogan, Bupati Bogor: Pancasila Harus Jadi Amalan
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Realisasi Anggaran BTT Pemkab Bogor Baru 41 Persen, Sisa Rp52,1 Miliar Disiapkan untuk Bencana
-
McDonalds Indonesia-YAPI Beri Beasiswa untuk 35 Mahasiswa Baru IPB
-
KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT
-
KPK Dikabarkan OTT di BPN Kabupaten Bogor, Sejumlah Pihak Diamankan?
-
Kisah Dewi Natalia, Mantri BRI yang Dampingi 380 Debitur hingga Lepas dari Rentenir