Bupati Bogor, Rudy Susmanto belum memastikan kebenarannya tentang edaran surat yang tersebar belakangan ini. Kendati demikian, Rudy Susmanto akan menginformasikan jika hal tersebut terjadi.
"Kalau tentunya benar dan tidaknya (surat hasil asesmen yang beredar) nanti rekan-rekan media pasti kami informasikan kapan kami akan melaksanakan pelantikan," kata Rudy, Senin 2 Juni 2025.
Rudy menyebut, penyegaran atau rotasi-mutasi para pejabat itu memang sudah direncanakan sejak lama oleh dirinya. Namun, kata Rudy, dirinya belum bisa memberikan informasi kepada publik nama-nama yang akan dilakukan rotasi dan mutasi.
Rudy menyebut, dirinya akan segera melakukan penyegaran itu dalam waktu dekat. Ia menargetkan pelantikan pejabat eselon II itu dilangsungkan pekan ini.
"Tentu itu adalah tahapan yang sudah kami susun lama, tapi terkait nama orang dan lain sebagainya. Insya allah secepatnya mudah-mudahan minggu ini kita bisa melaksanakan tahapan awal mutasi dan rotasi," jelas dia.
"Tujuannya adalah supaya pelayanan masyarakat dapat lebih maksimal lagi," lanjutnya.
Diketahui, sudah puluhan pejabat yang menjalani asesmen untuk mengisi jabatan eselon dua di Kabupaten Bogor. Proses tersebut sudah berjalan beberapa waktu lalu.
Salah satu kriterianya adalah pejabat yang satu frekuensi dengan visi misi Rudy dan Wakil Bupati Jaro Ade lima tahun ke depan.
“Kriterianya yang utama tentunya harus satu frekuensi dengan saya,” kata Rudy.
Ia menjelaskan bahwa kriteria tersebut harus diterapkan agar semua program Pemkab Bogor di bawah kepemimpinannya berjalan lancar dan tanpa ada kendala apapun.
Baca Juga: Pajak Daerah Bogor Diperbarui: Disetujui dalam Paripurna, Dukung Pembangunan 5 Tahun Ke Depan
Rudy juga mengaku akan memilih pejabat yang bisa mengayomi anak buahnya di SKPD dan terutama bisa melayani masyarakat dengan baik.
“Kalau satu frekuensi kan program-program saya nanti tanpa hambatan dapat cepat berjalan. Selain itu wajib jadi pengayom buat rakyat dan anak buahnya di SKPD masing-masing,” tuturnya.
Selain itu, Rudy juga mengungkapkan bahwa akan melakukan open bidding jabatan bagi seluruh eselon dua setelah semuanya bisa dilakukan sebagaimana aturan yang ada.
"Semuanya orang hebat. Kami Rudy Susmanto dan Ade Ruhandi butuh dukungan dan bantuan dari seluruh pejabat eselon dua maupun ASN yang ada di Kabupaten Bogor," kata dia.
Para Pejabat Rotasi-mutasi
Berdasarkan sebaran yang diterima Suarabogor.id, setidaknya ada sebanyak 12 orang pejabat eselon II yang dilakukan mutasi, berikut nama-nama:
Tag
Berita Terkait
-
Pajak Daerah Bogor Diperbarui: Disetujui dalam Paripurna, Dukung Pembangunan 5 Tahun Ke Depan
-
Pemkab Bogor Distribusikan 130 Sapi dan 40 Domba untuk Idul Adha 1446 H
-
Bukan Kaleng-Kaleng! Prabowo Kurban Sapi Limosin 1,2 Ton untuk Warga Bogor: Semuanya 58 Ekor
-
Benarkah Sekolah di Bogor Libur Total Akhir Pekan? Cek di Sini
-
Kursi Kosong Terisi, Tim Seleksi Pemkab Bogor Buru-buru Proses 5 Kepala SKPD Baru
Terpopuler
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- Ini 3 Pilihan Terbaik HP Snapdragon Termurah dengan Layar AMOLED
- Lagu Runaway Menggema di SUGBK, Jadi Penutup Konser Kanye West di Jakarta
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Wabup Bogor Jaro Ade Kasus Dugaan Korupsi Bappenda
-
BRI Andalkan Fundamental Kuat untuk Topang Pertumbuhan Jangka Panjang dan Buyback Saham
-
Usut Kasus Dugaan Korupsi di Pemkab Bogor, KPK Panggil Wabup Jaro Ade
-
Polisi Tangkap Terduga Pembunuh Bobotoh Persib 16 Tahun di Bogor
-
Dikenal Baik dan Sopan, Bobotoh 16 Tahun yang Tewas di Bogor Bikin Teman Sekampung Tak Percaya