Ini adalah pilihan paling ramah lingkungan dan hemat biaya dalam jangka panjang. Mengandalkan panel surya untuk menyerap panas matahari.
Kelemahannya? Biaya investasi awal yang sangat tinggi dan kinerjanya sangat bergantung pada cuaca.
2. Hitung Kebutuhan Kapasitas: Jangan Sampai Kurang atau Berlebih
Setelah menentukan jenisnya, pertanyaan selanjutnya adalah: "Berapa liter kapasitas yang saya butuhkan?" Kapasitas ini sangat krusial, terutama jika kamu memilih pemanas air listrik dengan tangki.
Berikut panduan kasarnya:
10-15 Liter: Cukup untuk penggunaan 1-2 orang dengan intensitas mandi normal (menggunakan shower). Cocok untuk anak kos atau pasangan baru.
30 Liter: Kapasitas ideal untuk keluarga kecil dengan 3-4 anggota keluarga.
50 Liter atau Lebih: Direkomendasikan untuk keluarga besar (lebih dari 4 orang) atau jika kamu memiliki bathtub yang butuh pasokan air panas dalam jumlah banyak sekaligus.
Memilih kapasitas yang pas akan menghindarkanmu dari dua masalah: kekurangan air panas di tengah-tengah mandi, atau pemborosan listrik karena memanaskan air yang tidak terpakai.
Baca Juga: Ini Rumah Subsidi Pertama di Indonesia, Dapat Penghargaan Karena Murah dan Berkualitas
3. Cek Daya Listrik: Kunci Agar Listrik Rumah Tidak Nge-jepret
Ini adalah faktor yang sering dilupakan namun sangat fatal jika diabaikan, terutama untuk pengguna pemanas air listrik.
Sebelum membeli, pastikan kamu tahu berapa daya listrik (watt) yang dibutuhkan oleh pemanas air tersebut dan sesuaikan dengan kapasitas listrik di rumahmu.
Banyak pemanas air di pasaran memiliki daya mulai dari 350 watt (sering disebut pemanas air low watt) hingga lebih dari 2000 watt.
Jika listrik rumahmu hanya 900 VA atau 1300 VA, memilih pemanas air dengan daya 1000 watt ke atas adalah sebuah kesalahan besar.
Bisa dipastikan meteran listrik akan langsung nge-jepret atau turun setiap kali kamu menyalakannya. Jadi, selalu cek label spesifikasi produk dan kondisi listrik rumahmu!
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kerahkan 1.105 Personel Gabungan, Polda Jabar Perketat Pengamanan Laga Timnas Indonesia vs Vietnam
-
Sidak Suryakencana, Wakil Wali Kota Bogor Bongkar Setoran Jukir Cuan Hingga Rp480 Ribu Sehari
-
Skema Pagar Dedie Rachim Bikin Waswas, Warga RE Martadinata Minta JPO Dulu Sebelum Ditutup
-
Pertamax Cuma Turun Rp300 Per-Liter, Pengendara Mengeluh: Kurang Berasa, Kemarin Naiknya Gede
-
BRI Bekali PMI di Taiwan dengan Keterampilan Wirausaha untuk Bangun Usaha Produktif