SuaraBogor.id - Bagaimana Cara Jitu Agar Anak Tidur Malam di Bawah Jam 10 ?
Jam di dinding sudah menunjukkan pukul 9 malam. Anda sudah lelah luar biasa, sementara si kecil masih berlarian penuh energi seolah baru saja memulai hari.
"Ayo, Nak, sudah malam, waktunya tidur," bujuk Anda untuk kesekian kalinya, yang hanya dibalas dengan gelengan kepala dan tawa riang. Familiar dengan skenario ini?
Bagi banyak orang tua milenial, menidurkan anak di bawah jam 10 malam seringkali terasa seperti misi mustahil.
Padahal, kita semua tahu betapa pentingnya kualitas tidur bagi tumbuh kembang anak—dan tentunya, bagi kewarasan orang tua.
Kurang tidur tidak hanya membuat anak rewel, tapi juga bisa memengaruhi konsentrasi dan kesehatan mereka.
Jangan putus asa dulu! Ada strategi jitu yang sudah terbukti. Kuncinya bukan memaksa, melainkan membangun sebuah sistem yang nyaman.
Mari kita bedah cara agar anak bisa tidur malam lebih awal tanpa drama.
Mengapa Jam Tidur Teratur di Bawah Jam 10 Itu Penting?
Baca Juga: Kenapa Sore Hari Waktu Paling Tepat Beli Sepatu untuk Anak Mau Masuk Sekolah?
Sebelum masuk ke "bagaimana"-nya, kita perlu sepakat soal "mengapa"-nya. Tidur lebih awal bukan sekadar keinginan orang tua untuk bisa me-time.
Menurut para ahli, sebagian besar hormon pertumbuhan pada anak dilepaskan saat mereka tidur nyenyak. Selain itu, tidur yang cukup dan berkualitas sangat krusial untuk:
- Perkembangan Otak: Membantu mengonsolidasi memori dan pembelajaran.
- Kestabilan Emosi: Anak yang cukup tidur cenderung tidak mudah marah atau rewel.
- Sistem Imun: Memperkuat daya tahan tubuh agar tidak gampang sakit.
Jadi, memperjuangkan jam tidur yang baik adalah investasi jangka panjang untuk masa depan si kecil.
Ciptakan Rutinitas Tidur yang Konsisten
Anak-anak adalah makhluk kebiasaan. Mereka merasa aman dan nyaman dengan rutinitas yang bisa diprediksi. Inilah senjata terkuat Anda.
Jangan mulai "perang" tepat jam 9 malam. Mulailah "gencatan senjata" satu jam sebelumnya.
1. Mulai "Wind-Down Hour" (Jam Menenangkan Diri)
Satu jam sebelum waktu tidur yang Anda targetkan (misalnya, jam 8 malam jika target tidur jam 9), mulailah serangkaian aktivitas yang menenangkan.
Ini adalah sinyal bagi tubuh dan otak anak bahwa hari akan segera berakhir.
2. Perang Melawan Layar (Gadget, TV, Tablet)
Ini mungkin yang tersulit, tapi paling berdampak. Cahaya biru dari layar gadget menekan produksi melatonin, hormon yang membuat kita mengantuk.
Aturan tegasnya adalah: "Tidak ada layar minimal 1-2 jam sebelum tidur." Ganti waktu nonton dengan aktivitas lain yang lebih menenangkan.
3. Ritual yang Menyenangkan: Mandi Air Hangat & Dongeng
Ganti waktu layar dengan ritual yang dinantikan anak. Beberapa ide aktivitas untuk wind-down hour:
- Mandi air hangat: Efektif merilekskan otot dan menurunkan suhu tubuh setelahnya, yang memicu rasa kantuk.
- Membacakan buku cerita: Pilih cerita dengan alur yang tenang, bukan yang penuh petualangan seru. Suara Anda yang lembut adalah pengantar tidur terbaik.
- Pijatan lembut: Berikan pijatan ringan di punggung, kaki, dan tangan anak dengan menggunakan lotion atau minyak telon.
- Mendengarkan musik klasik atau lullaby: Ciptakan suasana yang syahdu dan damai.
4. Ciptakan "Gua Tidur" yang Sempurna
Kamar tidur harus menjadi tempat paling membosankan di dunia pada malam hari. Pastikan kondisinya ideal untuk tidur:
- Gelap: Gunakan tirai blackout untuk menghalangi cahaya dari luar. Matikan semua lampu, kecuali lampu tidur yang sangat redup jika diperlukan.
- Sejuk: Suhu ruangan yang sedikit sejuk lebih kondusif untuk tidur nyenyak.
- Tenang: Jauhkan dari sumber suara bising seperti televisi di ruang sebelah.
5. Konsistensi adalah Raja
Inilah bagian terpenting dari semua tips. Lakukan rutinitas ini setiap malam, tanpa terkecuali, bahkan di akhir pekan.
Mungkin butuh waktu seminggu atau bahkan sebulan sampai polanya terbentuk, tapi percayalah, ini akan membuahkan hasil.
Jadilah "kapten kapal" yang tenang namun tegas. Jika anak mencoba keluar kamar, antarkan kembali dengan lembut tanpa banyak bicara.
Pesan yang ingin Anda sampaikan adalah: "Malam adalah waktu untuk istirahat di kamar."
Menerapkan cara agar anak bisa tidur malam lebih awal adalah sebuah proses, bukan sihir. Akan ada malam-malam yang sulit, tetapi jangan menyerah.
Kesabaran dan konsistensi Anda adalah kunci untuk memberikan hadiah terbaik bagi si kecil: kesehatan dan kebiasaan baik seumur hidup.
Para orang tua hebat di luar sana, punya trik andalan lain yang berhasil untuk menidurkan si kecil?
Atau sedang berjuang dengan tantangan apa saat ini? Yuk, kita saling berbagi cerita dan dukungan di kolom komentar!
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Jumat Kelabu di Bogor Selatan, Longsor Bonggol Bambu Timbun 2 Balita
-
Damkar Ciomas Bawa Mobil Tempur Cuma Buat Isi Kolam Renang Bocah yang Nangis Kejer
-
Damkar Bogor Gandeng Media Jadi Jembatan Edukasi Tanggap Bencana dan Bahaya Kebakaran
-
3 Rekomendasi Botol Minum Sepeda Terbaik 2026, Harga Mulai Rp50 Ribuan
-
BRI Salurkan Bonus dan Literasi Keuangan untuk Atlet SEA Games 2025