SuaraBogor.id - Badan meriang, perut kembung, kepala pusing, dan keinginan untuk segera mencari minyak angin atau "kerokan". Itulah serangkaian gejala yang akrab kita sebut sebagai masuk angin.
Meskipun tidak dikenal dalam istilah medis formal, kondisi ini adalah sinyal nyata dari tubuh bahwa daya tahan sedang menurun.
Masuk angin bukanlah sekadar karena "kemasukan angin," melainkan kumpulan gejala yang muncul saat imunitas tubuh melemah akibat kelelahan, perubahan cuaca, atau paparan virus.
Daripada terus-menerus mengobatinya, akan jauh lebih baik jika kita mencegahnya.
Bagaimana caranya? Cukup dengan menerapkan 5 kebiasaan sehat dan sederhana ini dalam kehidupan sehari-hari.
1. Jaga Kehangatan Tubuh, Terutama di Area Vital
Konsep "angin" memang ada benarnya. Paparan suhu dingin secara terus-menerus dapat membuat tubuh bekerja lebih keras untuk menjaga suhu inti, yang pada akhirnya bisa menurunkan imunitas.
Tips Praktis:
- Selalu siapkan jaket atau syal, terutama saat berkendara motor atau berada di ruangan ber-AC dingin.
- Hindari paparan angin dari kipas atau AC yang langsung mengenai tubuh saat tidur.
- Minum air hangat secara berkala untuk membantu menjaga suhu tubuh dari dalam.
2. Perkuat 'Benteng' Imun dari Dalam dengan Nutrisi Tepat
Baca Juga: Sakit Gigi Menyerang Tiba-Tiba? Jangan Panik, Ini 5 Pertolongan Pertama yang Bisa Dilakukan di Rumah
Benteng pertahanan terbaik melawan berbagai penyakit, termasuk gejala masuk angin, adalah sistem imun yang kuat. Makanan adalah bahan bakarnya.
Tips Praktis:
- Konsumsi makanan kaya Vitamin C seperti jeruk, jambu biji, dan paprika untuk meningkatkan produksi sel darah putih.
- Perbanyak asupan rempah-rempah penghangat seperti jahe, kunyit, dan kencur. Segelas wedang jahe di malam hari bisa menjadi kebiasaan yang sangat baik.
- Jangan biarkan perut kosong terlalu lama, karena dapat menyebabkan produksi gas berlebih dan perut kembung.
3. Istirahat Cukup: 'Charger' Alami untuk Tubuh
Seringkali, masuk angin adalah "teriakan" tubuh yang kelelahan. Kurang tidur adalah salah satu pemicu utama menurunnya sistem kekebalan tubuh secara drastis.
Tips Praktis:
Usahakan tidur berkualitas selama 7-8 jam setiap malam.
Jika merasa sangat lelah setelah beraktivitas, jangan paksakan diri untuk begadang. Tubuh perlu waktu untuk perbaikan dan regenerasi sel.
Berita Terkait
-
Sakit Gigi Menyerang Tiba-Tiba? Jangan Panik, Ini 5 Pertolongan Pertama yang Bisa Dilakukan di Rumah
-
Mengenal Lebih Jauh Altafasalya Ardnika, Pelaku Pembunuh Mahasiswa UI Punya Kebiasaan Aneh
-
Termasuk Mager, Kebiasaan Ini Bisa Picu Jantung Koroner pada Usia Muda
-
Luna Maya Beri Pesan Menyentuh Untuk Ariel NOAH
Terpopuler
- Jari Buntung Usai Caesar di RS Islam Pondok Kopi, Pasien BPJS Tolak Kompensasi Rp275 Juta
- FC Twente Suntik Mati Karier Mees Hilgers: Dikasih 2 Pilihan Sulit
- Driver Ojol yang Dilindas Rantis Polisi di Pejompongan Tewas!
- Driver Ojol yang Tewas Dilindas Rantis Brimob Bernama Affan Kurniawan
- Innalillahi! Pengemudi Ojol yang Dilindas Mobil Rantis Brimob Meninggal Dunia
Pilihan
-
Selamat Tinggal Calvin Verdonk, Perpisahan Lawan Klub Justin Hubner Besok
-
Calvin Verdonk Resmi ke Ligue 1, Gabung LOSC Lille dari NEC Nijmegen
-
Aksi di Polda Bali Ricuh, Massa Lempar Batu Hingga Gerbang Rusak dan Kaca Pecah
-
Gedung DPRD NTB Dibakar, Komputer Hingga Kursinya Dijarah
-
Aksi Demo Polisi Tumpah di Bali, Ratusan Ojol dan Mahasiswa Geruduk Polda Bali
Terkini
-
6 Fakta Menarik di Balik Gelombang Demo Ricuh yang Guncang Indonesia
-
Diterpa Isu Mundur, Kapolri Jenderal Sigit Jawab Tegas: Kita Prajurit, Kapan Saja Siap
-
Kapolri Jenderal Sigit Tegaskan Batas Demo: Aspirasi Kami Lindungi, Anarkisme Jadi Pidana!
-
Beda dari Yang Lain: Duka Ojol Bogor, Datangi Polres, Gelar Sholat Ghaib, Pulang Bawa Beras
-
Geger di Cariu Bogor! Jasad Wanita Ditemukan Telungkup Tersangkut Batu di Sungai Cibeet