- Karyawan Shell Cibinong cemas stok BBM kosong awal Oktober, berpotensi terkena PHK seperti rekannya.
- Karyawan Shell Cibinong khawatir, pasrah jika PHK terjadi akibat kekosongan stok BBM dan ancaman pengangguran.
- Kekhawatiran PHK karyawan Shell Cibinong dipicu stok BBM menipis dan PHK di SPBU lain.
SuaraBogor.id - Suasana harap-harap cemas kini menyelimuti para pegawai Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Shell, terutama di kawasan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Berbeda dengan sebagian besar karyawan yang menantikan tanggal gajian di akhir bulan, para pekerja Shell justru diselimuti kekhawatiran akan kelangsungan pekerjaan mereka di bulan depan.
Isu kekosongan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) yang melanda sejumlah SPBU Shell di berbagai daerah telah memicu gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), menimbulkan kecemasan mendalam di kalangan karyawan.
Salah satu pegawai Shell di Cibinong, yang memilih identitasnya disamarkan dan disebut sebagai Rizky, mengungkapkan kegelisahannya.
Ia mengaku sangat was-was melihat rekan-rekan sejawatnya di SPBU Shell di daerah lain sudah mulai menerima surat PHK.
"Iya, alhamdulillah stok aman tapi sampai awal Oktober doang," kata Rizky kepada wartawan pada Jumat 19 September 2025.
Kekhawatiran Rizky dan rekan-rekannya bukan tanpa alasan. Gelombang PHK di beberapa SPBU Shell dipicu oleh kekosongan stok BBM yang berkepanjangan.
Meskipun SPBU Shell Cibinong masih memiliki stok yang cukup hingga akhir bulan ini, Rizky menatap awal Oktober 2025 dengan penuh kecemasan.
Pasalnya, kepastian pasokan BBM untuk bulan Oktober mendatang belum ada kejelasan.
Baca Juga: Rusak Pesta Rakyat, Ini 4 Fakta Aksi Copet Berseragam Pramuka di Bogor
Ia bahkan pasrah jika harus menjadi bagian dari badai PHK yang telah menimpa teman-teman sejawatnya di SPBU Shell yang stok BBM-nya sudah menipis bahkan habis.
"Iya kalau sampai Oktober belum normal lagi ya pada nganggur lagi," ucapnya dengan nada pasrah.
Kecemasan ini semakin diperkuat oleh informasi dari teman sejawatnya di wilayah Kota Bogor. Di sana, beberapa SPBU Shell dilaporkan sudah mengalami kekosongan stok BBM dan telah mulai melakukan PHK karyawan.
"Bogor Kota mah udah kosong dari kemarin. Iya yang jadi korban kan karyawannya kasian. Kalau di sini belum, masih normal stok masih ada tapi Bogor Kota yang banyak pengurangan (karyawan)," jelas Rizky.
Situasi ini menjadi alarm bagi pemerintah dan pihak terkait untuk segera mencari solusi. Stabilitas pasokan energi tidak hanya berdampak pada kelangsungan bisnis, tetapi juga pada ribuan keluarga yang bergantung pada sektor ini.
Para karyawan berharap ada kepastian dan solusi konkret agar mereka tidak kehilangan mata pencaharian di tengah tantangan ekonomi yang ada.
Berita Terkait
-
Rusak Pesta Rakyat, Ini 4 Fakta Aksi Copet Berseragam Pramuka di Bogor
-
Bogor Dikepung Bencana Banjir, Longsor dan Angin Kencang: Lebih dari 2.000 Jiwa Terdampak
-
Nggak Perlu Jauh-Jauh! 6 Tempat Nongkrong Romantis di Cibinong Ini Bikin Hubungan Makin Lengket
-
5 Fakta Pengecatan Pagar Pakansari, Anggaran Rp3 Miliar dan Warna Merah Putih Sambut HUT RI ke-80
-
Momen Haru Prabowo Baca Surat Siswi Sekolah Rakyat: Dulu Gelap, Sekarang Kami Punya Masa Depan
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Dukung Indonesia ASRI, BRI Peduli Libatkan Masyarakat Jaga Lingkungan Pantai Kedonganan
-
Lonjakan Permintaan Emas Fisik, Pegadaian Pastikan Pemenuhan Bertahap hingga Februari 2026
-
Peran Strategis BRI Dongkrak Keberhasilan Program Perumahan Rakyat, Menteri PKP Beri Apresiasi
-
Sektor Otomotif dan Konstruksi Jepang Menanti, Brexa Siapkan 1.000 Slot Pelatihan di Bogor
-
Lebih dari Sekadar Iftar: Berbuka di Bigland Bogor Hotel, Bawa Pulang Kesempatan iPhone 17 Pro