-
Ganjil Genap dan One Way berlaku di Puncak hari ini, 5 Oktober 2025, untuk kelancaran lalu lintas.
-
Hanya mobil berpelat ganjil boleh naik Puncak pada 5 Oktober; yang genap harus memutar balik.
-
Sistem Satu Arah diterapkan situasional dengan dua fase, naik (pagi) lalu turun (siang hingga sore).
SuaraBogor.id - Bagi Anda yang berencana mengunjungi kawasan Puncak, Bogor, pada hari ini, Minggu, 5 Oktober 2025, penting untuk memperhatikan pemberlakuan sistem Ganjil Genap dan One Way (satu arah).
Aturan ini kembali diterapkan untuk mengelola arus lalu lintas dan meminimalisir potensi kemacetan parah, mengingat Puncak selalu menjadi destinasi favorit, terutama di akhir pekan.
Penerapan Ganjil Genap merupakan strategi awal untuk menyaring volume kendaraan yang akan memasuki area Puncak Bogor.
Tujuan utamanya adalah memastikan bahwa kepadatan lalu lintas dapat terkendali, sehingga perjalanan menjadi lebih lancar dan risiko penumpukan kendaraan di jalur utama dapat dikurangi secara signifikan.
Langkah ini juga mendukung upaya pemerintah daerah dalam menjaga kenyamanan dan keamanan bagi para pengendara maupun masyarakat sekitar Puncak.
Pada Minggu, 5 Oktober 2025, aturan Ganjil Genap akan diberlakukan mulai pukul 06.00 WIB. Namun, perlu dicatat bahwa implementasinya bersifat situasional, yang berarti sangat bergantung pada kondisi dan kepadatan lalu lintas aktual di lapangan.
Petugas kepolisian akan memantau secara ketat dan menyesuaikan waktu mulai serta durasi pemberlakuan sesuai kebutuhan.
Aturan ini menyasar semua jenis kendaraan, baik mobil pribadi maupun sepeda motor, yang menuju ke arah Puncak atau wilayah atas.
Sistem Ganjil Genap hanya berlaku khusus untuk kendaraan yang bergerak menuju Puncak atau ke arah atas (dari Jakarta atau Bogor).
Baca Juga: Puncak Membara! Warga Korban PHK Siap Gugat Presiden, Janji Menteri Hanif Faisol Cuma Angin Surga?
Ini berarti, pengendara yang dalam perjalanan kembali menuju Jakarta atau ke arah bawah (turun dari Puncak) tidak akan dikenakan aturan Ganjil Genap ini. Hal ini dirancang untuk memastikan kelancaran arus balik dan menghindari penumpukan di kedua arah.
Mengingat hari ini adalah tanggal 5 Oktober 2025, yang merupakan tanggal ganjil, maka hanya kendaraan dengan pelat nomor belakang ganjil yang akan diizinkan untuk melintas dan melanjutkan perjalanan ke arah Puncak.
Kendaraan dengan nomor pelat belakang ganjil adalah yang berakhiran angka 1, 3, 5, 7, atau 9.
Sebaliknya, bagi pengendara dengan kendaraan berpelat nomor genap (berakhiran 0, 2, 4, 6, atau 8), wajib untuk memutar balik atau mencari jalur alternatif lain menuju destinasi yang dituju. Petugas di lapangan akan mengarahkan dan memastikan aturan ini ditegakkan demi kelancaran bersama.
Sementara itu, sistem Satu Arah pada Minggu, 5 Oktober 2025 akan diterapkan dua fase, sebagai berikut:
Fase satu: 07:00 WIB – 12:00 WIB
Tag
Berita Terkait
-
Puncak Membara! Warga Korban PHK Siap Gugat Presiden, Janji Menteri Hanif Faisol Cuma Angin Surga?
-
Mengapa Truk Box Itu Gagal Menanjak? Misteri Penyebab Rem Blong di Tanjakan Ciampea Renggut Nyawa
-
Bentrok Kepentingan Tanah Desa vs Utang BLBI, Mendes Yandri Desak Keputusan Berani Pemerintah
-
Membongkar Strategi CIMB Niaga Bogor: Bukan Hanya Pinjaman, Tapi Garansi Bisnis Berkelanjutan
-
Lelang Tanah 800 Hektare Akibat 'Dosa Masa Lalu': Dua Desa Kuno di Bogor Jadi Tumbal Skandal BLBI
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT
-
KPK Dikabarkan OTT di BPN Kabupaten Bogor, Sejumlah Pihak Diamankan?
-
Kisah Dewi Natalia, Mantri BRI yang Dampingi 380 Debitur hingga Lepas dari Rentenir
-
Tangani Kebakaran TPAS Galuga 24 Jam, Bupati Bogor Kerahkan Tim Patroli Jalan Kaki hingga Alat Berat
-
Berjibaku 24 Jam di TPAS Galuga, Sinergi Bogor Raya Tekan Kobaran Api Hingga Sisa Titik Akhir