-
Penghentian tambang sementara oleh KDM berhasil mengurai kemacetan kronis dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
-
Kebijakan ini mempercepat layanan darurat, sopir ambulans bersyukur karena tidak lagi terjebak macet.
-
Pelajar kini merasa aman dan nyaman ke sekolah, menegaskan dampak positif bagi generasi muda.
SuaraBogor.id - Kebijakan penghentian sementara aktivitas pertambangan di wilayah Parungpanjang, Kabupaten Bogor, yang digagas oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM), kini mulai menunjukkan dampak positif yang signifikan.
Langkah berani ini tidak hanya mengurai kemacetan kronis tetapi juga menghadirkan napas baru bagi pelayanan publik dan kualitas hidup masyarakat setempat, khususnya di Parungpanjang, Rumpin, dan Cigudeg.
Sudah menjadi rahasia umum bahwa Parungpanjang dan sekitarnya akrab dengan kemacetan parah akibat lalu lalang truk-truk tambang. Kondisi ini seringkali menjadi mimpi buruk, terutama bagi mereka yang membutuhkan layanan darurat.
Namun, sejak keputusan KDM diberlakukan, pemandangan jalan yang lengang dan lancar menjadi realitas yang disyukuri banyak pihak.
Salah satu kelompok yang merasakan langsung manfaat positif ini adalah para sopir ambulans. Setiap hari, mereka berjibaku dengan waktu, menjemput dan mengantar pasien yang nyawanya bergantung pada kecepatan pergerakan di jalan.
Melalui sebuah unggahan di akun Instagram @gamparofficial1, seorang sopir ambulans mengungkapkan rasa syukur mendalamnya atas perubahan ini.
"Kami dari pihak ambulans dan rekan-rekan sangat berterima kasih dan mendukung keputusan Bapak KDM. Karena semenjak tambang distop sementara, kami saat mengantar pasien tidak pernah lagi kejebak di tengah-tengah keramaian. Terima kasih," ujar sang pengemudi dalam video yang diunggah dilansir, Jumat 10 Oktober 2025.
Tidak hanya sektor darurat, suara kegembiraan juga datang dari kalangan pelajar. Anak-anak dari tingkat SD hingga SMA di Parungpanjang tak luput menyuarakan terima kasihnya atas kebijakan KDM yang menangguhkan sementara kegiatan perusahaan tambang.
Sebelum ini, perjalanan ke sekolah seringkali diwarnai risiko dan ketidaknyamanan akibat debu dan padatnya lalu lintas truk tambang.
Baca Juga: DPRD Kabupaten Bogor Semprot Gubernur Jabar Soal Patungan Rp1000 Per Hari: Pungli Yang Dilegalkan
"Terima kasih Pak Dedi, sekarang kami bisa berangkat dan pulang dengan aman dan nyaman. Sekolah jadi lebih menyenangkan. Jabar istimewa," ucap serentak siswa SMAN 1 Parungpanjang dalam video yang beredar di media sosial.
Unggahan dan testimoni positif ini mendapat banyak dukungan dari masyarakat luas. Banyak yang menilai bahwa kebijakan penutupan tambang sementara ini membawa efek nyata di lapangan, khususnya bagi pelayanan publik seperti ambulans.
Warganet turut menyuarakan apresiasi mereka, menegaskan pentingnya kebijakan yang pro-rakyat. "Waktu adalah nyawa. Semoga kelancaran lalu lintas seperti ini terus terjaga,” tulis akun @gamparofficial1 dalam keterangan unggahannya.
Sebagaimana diketahui, KDM telah menerbitkan Surat Nomor 7920/ES.09/PEREK tertanggal 25 September 2025. Surat ini berisi perintah penghentian sementara operasional 26 perusahaan tambang yang tersebar di tiga kecamatan kritis Parungpanjang, Rumpin, dan Cigudeg.
Keputusan ini diambil sebagai respons terhadap berbagai keluhan masyarakat terkait dampak lingkungan dan sosial dari aktivitas pertambangan yang intensif.
Berita Terkait
-
DPRD Kabupaten Bogor Semprot Gubernur Jabar Soal Patungan Rp1000 Per Hari: Pungli Yang Dilegalkan
-
Daftar Delapan Identitas Korban Tragedi Al Khoziny Terkonfirmasi, Satu Orang Asal Gunung Sindur
-
Jalin Kolaborasi Perkuat Sinergi, DPRD Kota Bogor dan Insan Pers Jaga Kondusivitas Kota Bogor
-
Harta Karun Tersembunyi Bogor Barat, 3 Kecamatan Ini Simpan Surga Air Terjun dan Kuliner Memukau
-
Waspada Pangan Beracun! DKP Bogor Tak Bisa Jamin SPPG Bebas Bahan Kimia Berbahaya
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Detik-detik Kebakaran Mobil Merambat ke Tempat Pengisian BBM di Bogor
-
BRI Peduli Perkuat Posyandu, Dorong Pencegahan Stunting dan Kesehatan Anak
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement
-
25 Siswa dan Guru SDN Ciherang 01 Dramaga dilarikan ke Puskesmas
-
Jaga Warisan Perjuangan, Bupati Bogor Lakukan Revitalisasi Total Cagar Budaya SDN Cileungsi 02