-
Bea Cukai Jabar dan Pemkab Bogor musnahkan 1,8 juta rokok ilegal serta 13 ribu miras senilai Rp2,8 miliar.
-
Pemusnahan barang ilegal senilai Rp2,8 miliar ini mengakibatkan kerugian negara mencapai Rp1,4 miliar.
-
Penindakan ini adalah sinergi aparat penegak hukum dan Pemkab Bogor, sejalan dengan semangat Presiden tangani kerugian negara.
SuaraBogor.id - Upaya serius dalam menekan peredaran barang ilegal terus digencarkan. Tim gabungan dari Bea Cukai Jawa Barat bersama Pemerintah Kabupaten Bogor menggelar aksi pemusnahan besar-besaran jutaan batang rokok ilegal dan ribuan botol minuman keras (miras) tanpa izin di kawasan Stadion Pakansari, Cibinong, pada Selasa (21/10/2025).
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Jawa Barat, Finari Manan, menjelaskan rincian barang bukti yang dimusnahkan.
"Ada sebanyak 1.880.812 batang rokok ilegal dan 13.228 botol minuman mengandung alkohol (miras) yang ilegal. Ini adalah sinergi serta kolaborasi dengan Pemkab Bogor, sinergi dan kolaborasi dengan aparat penegak hukum seperti TNI, Polri, Kejaksaan, dan juga tentunya Pemda Satpol PP," kata Finari Manan kepada wartawan di Stadion Pakansari Bogor.
Total nilai barang bukti yang dimusnahkan ini diperhitungkan mencapai Rp2,8 miliar. Dari jumlah tersebut, kerugian negara akibat cukai yang tidak tersampaikan mencapai angka fantastis, yaitu Rp1,4 miliar.
Angka ini mencerminkan betapa besarnya dampak negatif peredaran barang ilegal terhadap pendapatan negara yang seharusnya bisa dimanfaatkan untuk pembangunan.
Khusus untuk rokok ilegal, DJBC Jawa Barat menunjukkan kinerja yang impresif. Hingga bulan Oktober 2025, DJBC Jawa Barat telah melakukan penindakan terhadap sekitar 78 juta batang rokok ilegal, dan menargetkan total 90 juta batang hingga akhir tahun 2025.
Finari Manan juga menjelaskan karakteristik peredaran rokok ilegal di wilayahnya. "Ini adalah rokok lokal yang kita cegah melintas dari Madura, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Jadi di Bogor ini atau Jawa Barat bukan tempat produksi, tetapi tempat pelintasan dan pemasaran," jelasnya.
Di sisi lain, Bupati Bogor Rudy Susmanto mengaku bahwa pihaknya juga gencar melakukan penindakan terhadap penjual rokok ilegal dan miras tanpa izin di wilayahnya.
"Pemkab Bogor melakukan pemeriksaan dan penindakan kepada toko-toko yang tidak memiliki izin untuk menjual minuman beralkohol. Karena kita tidak mengeluarkan izin secara bebas," kata Rudy.
Baca Juga: 5 Poin Penting Kasus Anak Anggota DPRD Bogor Melapor Warga Usai Ricuh di Angkringan Tak Berizin
Bupati Rudy Susmanto menegaskan bahwa penindakan rokok ilegal dan minuman keras tanpa izin ini merupakan semangat pemerintah daerah yang sejalan dengan keinginan Presiden Prabowo Subianto terkait tindak lanjut kebocoran kerugian negara.
"Terkait rokok yang tidak ada cukai, tentu kita punya semangat yang sama, semangat Pak Presiden, semangat Menteri Keuangan melakukan langkah-langkah yang sama dan kita berjuang bersama-sama," jelasnya.
Kontributor : Egi Abdul Mugni
Tag
Berita Terkait
-
5 Poin Penting Kasus Anak Anggota DPRD Bogor Melapor Warga Usai Ricuh di Angkringan Tak Berizin
-
Satu Tahun Prabowo-Gibran, Ada Apa di Bogor? Polres Gelar Patroli Skala Besar
-
Anak Anggota DPRD Bogor Laporkan Warga ke Polsek Cileungsi, Fakta di Baliknya Mengejutkan!
-
Perangi Narkoba dan Hapus Permukiman Kumuh, DPRD Kota Bogor Sahkan Dua Perda
-
Penting! Ini 5 Titik ATM dan Minimarket 24 Jam di Jasinga yang Wajib Kamu Tahu
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Atap Stadion Pakansari Usai Diperbaiki, Kabupaten Bogor Siap Sambut Piala AFF 2026
-
DPRD Kota Bogor Ajak PIM Bogor Raya Sinergi Atasi Stunting dan UMKM
-
Flyover Bojonggede Hingga Embarkasi Haji, Ini Deretan Proyek Strategis Bogor di 2027
-
Sasar Hotel Hingga Kosan, Pemkab Bogor Wajibkan Pemilik Laporkan Indikasi Penyimpangan Seksual
-
Rugikan Negara Rp9,1 Miliar, Oknum ASN Penetap Proyek RSUD Parung Dijebloskan ke Lapas