-
Bupati Bogor Rudy Susmanto meninjau dan memastikan pembangunan Hutan Kota di Desa Tajur akan berjalan sesuai rencana tata ruang untuk manfaat ekologis dan sosial.
-
Hutan Kota Tajur dirancang dengan mengintegrasikan tiga fungsi utama: ekologis sebagai paru-paru kota, edukatif bagi pelajar, dan rekreatif untuk interaksi warga.
-
Keberhasilan proyek Hutan Kota ini ditekankan pada kolaborasi aktif lintas sektor, termasuk sekolah, komunitas, dan dunia usaha, untuk pengelolaan RTH berkelanjutan.
SuaraBogor.id - Pemerintah Kabupaten Bogor menunjukkan komitmen seriusnya dalam mewujudkan Ruang Terbuka Hijau (RTH). Bupati Bogor, Rudy Susmanto, memastikan proyek pembangunan Hutan Kota di Desa Tajur akan berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat ekologis serta sosial yang besar bagi masyarakat.
Bupati Rudy Susmanto meninjau langsung kondisi lapangan untuk memastikan perencanaan pembangunan Hutan Kota Tajur mematuhi ketentuan tata ruang wilayah dan prinsip kelestarian lingkungan.
“Hari ini saya meninjau lokasi rencana pembangunan Hutan Kota di Desa Tajur. Kami ingin memastikan perencanaan berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Rudy.
Hutan Kota Tajur dirancang sebagai model kawasan hijau yang mengintegrasikan tiga fungsi penting. Menurut Rudy Susmanto, hutan kota ini tidak hanya bertujuan mempercantik wilayah, tetapi juga sebagai jantung ekologis dan sosial.
“Pembangunan kawasan hijau seperti Hutan Kota ini bukan hanya untuk mempercantik wilayah, tetapi juga sebagai ruang interaksi warga sekaligus sarana edukasi bagi anak-anak dan pelajar di sekitar,” ujar Rudy.
Bupati menegaskan bahwa keberhasilan proyek pembangunan kawasan hijau ini sangat bergantung pada kolaborasi aktif lintas perangkat daerah, mulai dari penataan lahan, pengelolaan vegetasi, hingga penyediaan akses publik yang ramah lingkungan.
Lebih lanjut, Pemkab Bogor akan secara aktif melibatkan Sekolah dan institusi pendidikan, Komunitas lingkungan dan Dunia usaha.
Keterlibatan mereka sangat diharapkan untuk berpartisipasi dalam kegiatan penanaman pohon dan pengelolaan berkelanjutan ruang hijau tersebut.
Rudy Susmanto menambahkan, inisiatif Hutan Kota Tajur sejalan dengan upaya jangka panjang Pemkab Bogor untuk memperluas RTH di seluruh kecamatan.
Baca Juga: Pasca Atap Ambruk, Rudy Susmanto Evaluasi Total Infrastruktur Sekolah
"Pembangunan Hutan Kota Tajur merupakan bagian dari upaya jangka panjang Pemkab Bogor menjadikan wilayahnya lebih hijau, sehat, dan berdaya guna bagi masyarakat," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Pasca Atap Ambruk, Rudy Susmanto Evaluasi Total Infrastruktur Sekolah
-
Rp100 Miliar Jalan Tol Tambang Bogor: Rudy Susmanto Dorong Proyek Kilat, Target Tuntas Sebelum 2027
-
Momen Langka di CFD: Duet Tak Terduga Rudy Susmanto dan Ade Yasin Bikin Heboh Warga Bogor
-
CFD Cibinong Uji Coba Terakhir! Rudy Susmanto Bongkar Skema Berbeda
-
Warga Harap Bebas Kendaraan, Bupati Siap Gelar Rapat Finalisasi CFD Cibinong: Kapan Tutup Total?
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Polisi Ungkap Kronologi Penemuan Alfin di Cikeas, Ada Kaitan dengan Kasus Penipuan?
-
Balik Mudik Tenang! Pemkab Bogor Fasilitasi 900 Warga Pulang dari Solo-Semarang
-
Kondisi Mengenaskan, Teka-teki Kematian Alfin yang Hilang 2 Pekan di Bogor
-
Arus Puncak Mulai Landai, Kasat Lantas Polres Bogor: Tetap Patuhi Rekayasa Lalin
-
Komitmen BRI untuk Hunian Terjangkau, KPR Subsidi Tembus Rp16,79 Triliun