-
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, memaparkan peluang investasi 4 tahun ke depan, berfokus pada pembangunan strategis di wilayah Timur, Barat, Utara, dan Selatan.
-
Di Bogor Selatan, akan dibangun jalan alternatif baru menuju Puncak, yaitu Jalan Tawasul/Telaga Warna-Sentul, yang akan dimulai pada tahun 2026.
-
Pengembangan calon Ibu Kota Bogor Barat di Cigudeg dan calon Ibu Kota Bogor Timur (Biotown) dengan MoU serah terima lahan menjadi fokus investasi utama.
SuaraBogor.id - Bupati Bogor, Rudy Susmanto memberikan bocoran proyek pembangunan strategis untuk para investor dalam meraup cuan dalam rentan waktu empat tahun yang akan datang.
Hal itu disampaikan Rudy Susmanto usai menggelar Anugerah Pajak dan Retribusi Daerah dan Promosi Investasi di Kabupaten Bogor, Rabu 26 November 2025.
"Jadi kami menyampaikan hanya gambaran sekilas, pertama rencana kami 4 tahun kedepan terhadap bogor wilayah Timur dan Bogor wilayah barat, wilayah utara, wilayah selatan," kata Rudy.
Di wilayah Selatan Kabupaten Bogor, Bupati Bogor menyampaikan bahwa akan ada peluang ekonomi untuk para investor. Sebab, kata dia, bakal ada jalan alternatif baru yang menuju ke Puncak.
"Insyaallah kami akan membangun jalan tawasul, telaga warna Sentul, dari megamendung ke cisarua yang akan dimulai di 2026," kata Rudy.
Sementara di wilayah Barat Kabupaten Bogor, bakal ada pusat pertumbuhan ekomomi dan calon Ibu kota Kabupaten Bogor Barat yang berada di Kecamatan Cigudeg dan sekitarnya.
"Lalu di wilayah Bogor Barat terkait calon Ibu Kota Bogor barat atau pusat pertumbuhan ekonomi bogor barat, diketuai oleh pak wakil bupati, tahapan sudah berjalan, kami sudah mendapatkan jawaban dari PTPN untuk dapat menindaklanjuti secara administratif supaya penguasaan lahan dapat digunakan sebagai calon ibukota bogor wilayah barat," kata Rudy.
Di wilayah Timur Kabupaten Bogor, Pemerintah Kabupaten Bogor juga sudah melakukan penandatanganan nota kesepahaman serah terima lahan calon ibu kota Bogor Timur.
"Untuk timur malam hari ini kita menandatangani kesepakatan bersama, MoU serah terima 63,5 hektar lahan yang mana tadi dipaparkan namanya Biotown itu merupakan salahsatu titik lokasi ibukota bogor timur," papar dia.
Baca Juga: Pembangunan Koperasi Merah Putih Bogor Haram Beli Lahan Baru, Kajari: Kita Pakai Aset Desa
Kontributor : Egi Abdul Mugni
Berita Terkait
-
Pembangunan Koperasi Merah Putih Bogor Haram Beli Lahan Baru, Kajari: Kita Pakai Aset Desa
-
Bupati Bogor Tunda Aksi Besar di Pemkab! Pengisian Jabatan Eselon II Digeser, Ada Apa?
-
Rp6.500 Per Kg Gabah dan Pupuk Turun 20 Persen: Jurus Prabowo Bikin Petani Bogor Cuan Gila-Gilaan
-
Update Forensik Kasus Alvaro: Polisi Temukan 5 Sampel Tulang Termasuk Rahang Bawah di Tenjo
-
3 Hidden Gem Wisata Alam Ciampea Bogor Buat Healing Akhir Tahun Anti Macet
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Viral Skandal Pelecehan Verbal di FH UI: 16 Mahasiswa Terancam Drop Out?
-
Oknum Polisi Berpangkat Bharaka Terlibat Lab Narkoba Jumbo
-
Cianjur Diamuk Cuaca Ekstrem: 120 Rumah Rusak, Belasan Keluarga Mengungsi
-
Holding Ultra Mikro BRI Solidkan Sinergi, Perluas Akses dan Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan
-
Parkir Sembarangan di Pakansari? Siap-siap Ban Dikempesin atau Diangkut Dishub