Seorang petugas Damkar Bogor kehilangan motornya di rumah saat dini hari. Padahal, motor tersebut sangat krusial sebagai alat transportasi kerja dari kediamannya yang cukup jauh menuju Pos Cibuluh.
Fahrezki yang biasa menolong warga kini memohon bantuan solidaritas masyarakat untuk menemukan motornya. Ia berjanji tidak akan menuntut asalkan kendaraan operasional tersebut bisa segera dikembalikan kepadanya secara baik-baik.
Meskipun telah melapor ke polisi, Fahrezki merasa terpukul karena motor cicilan tersebut raib menjelang lunas. Ia sangat berharap motornya kembali agar tetap bisa menjalankan tugas negara melayani masyarakat.
SuaraBogor.id - Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) yang biasanya menjadi garda terdepan saat warga membutuhkan pertolongan mulai dari memadamkan api, mengevakuasi sarang tawon, hingga melepaskan cincin yang tersangkut kini justru berada dalam posisi membutuhkan bantuan.
Pada Senin, 29 Desember 2025, Fahrezki, seorang anggota Damkar yang bertugas di Pos Cibuluh (Pomad), Kota Bogor, harus menelan pil pahit.
Sepeda motor kesayangannya yang menjadi kaki utamanya untuk bekerja, raib digondol maling saat terparkir di rumahnya di kawasan perbatasan Cibungbulang-Ciampea, Kabupaten Bogor.
Curhatan pilu Fahrezki pun viral di kalangan wartawan, Dalam video yang didapat, ia menyampaikan pesan menyentuh kepada masyarakat, meminta solidaritas warga yang selama ini selalu dibantu oleh Damkar.
Insiden pencurian kendaraan bermotor (curanmor) ini terjadi pada dini hari. Fahrezki menuturkan bahwa sistem keamanan rumahnya sebenarnya sudah cukup ketat. Namun, kawanan pencuri tampaknya sudah sangat lihai.
Ia baru menyadari motornya hilang saat bangun untuk menunaikan ibadah salat Subuh.
"Hari ini motor gua hilang parkir depan rumah gua, gerbang gua gembok tetap hilang. gua bangun tadi jam 4 karena gua shalat subuh kan. gua cek kedepan ternyata motor gua gak ada siapapun yang udah ngambil motor gua," ungkap Fahrezki dalam video diterima, Senin 29 Desember 2025.
Yang membuat hati terenyuh, Fahrezki bahkan tidak berniat memperpanjang masalah jika motornya dikembalikan. Ia lebih mementingkan kendaraan operasionalnya tersebut kembali agar ia bisa tetap bekerja melayani masyarakat.
"Gua gak mau nuntut apapun kok ke elu, balikin motor gua," tambahnya.
Baca Juga: Buntut Drama Salah Tangkap di Parungpanjang, 3 Polisi di Bogor Dicopot dari Jabatan
Mungkin bagi warga Bogor pasti paham betapa jauhnya jarak tempuh dari kawasan Cibungbulang atau Ciampea menuju Pomad (Cibuluh) di Bogor Utara.
Fahrezki harus menempuh puluhan kilometer setiap harinya untuk sampai ke pos jaga demi menjalankan tugas negara.
"Warga bogor tolong, gua sebagai damkar boleh kan minta bantuan sekali-kali. soalnya gua dari rumah kerja tuh jauh banget kantor gua di Pomad, rumah gua di Cibungbulang-Ciampea, tolong dong warga bogor, boleh kan Damkar minta bantuan ke kalian sekali-kali. enggak kalian doang dong minta tolong ke damkar, boleh kan damkar sekali-kali minta tolong ke kalian," tuturnya memelas.
Fahrezki telah melakukan langkah prosedural dengan melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib dan pihak leasing.
"Aku udah buat laporan ke polisi, laporan ke dealernya karena itu kan motor itu belum lunas. dan nanti dapat kompensasi untuk dapat dp motor lagi mungkin ah, 8 bulan lagi motor lunas motor gua hilang," jelasnya.
Berita Terkait
-
Buntut Drama Salah Tangkap di Parungpanjang, 3 Polisi di Bogor Dicopot dari Jabatan
-
Hanya 8 Bulan! Rahasia di Balik Megahnya Masjid Nurul Wathon Bogor yang Tuntas Kilat
-
Usai Gus Miftah, Giliran Ustaz Abdul Somad Siap Guncang Masjid Raya Pakansari Januari 2026
-
Baru Dilantik 2024, Anggota DPRD Bogor Heri Gunawan Langsung Tancap Gas Bawa Ratusan Program
-
Muak Terjebak One Way Puncak? Intip Pesona Cijeruk, Surga Tersembunyi di Kaki Gunung Salak
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Ancaman El Nino Super Paruh Kedua 2026, Guru Besar IPB Ingatkan Potensi Anjloknya Produksi Pangan
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Pemkab Bogor Bebaskan Denda PBB-P2 Selama 8 Hari, Cukup Bayar Pokoknya Saja
-
Dari Nasi Goreng Kecombrang Hingga Americano Peach, Kuliner Berkelas Hadir di Beanfinity