-
Inovasi Pelayanan Publik Bupati Bogor meresmikan dua SKPD di VIVO Mall untuk mendekatkan akses pelayanan kepada masyarakat sekaligus mewujudkan kehadiran pemerintah di ruang publik yang strategis, nyaman, dan mudah dijangkau.
-
Sinergi Ekonomi dan Investasi Penempatan kantor pemerintah di pusat perbelanjaan bertujuan menjaga keberlangsungan investasi, menghidupkan aktivitas ekonomi kawasan, serta memberikan dampak positif bagi pelaku usaha lokal dan UMKM di Kabupaten Bogor.
-
Optimalisasi Kinerja Aparatur Meski berkantor di mal, Rudy Susmanto menegaskan aparatur harus tetap profesional dan responsif dalam melayani warga, sebagai bagian dari strategi pengembangan pusat pertumbuhan ekonomi baru di masa depan.
SuaraBogor.id - Stigma mengurus administrasi pemerintahan yang identik dengan antrean panas dan gedung kaku perlahan mulai dikikis oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.
Mengawali Jumat pertama di tahun 2026 2 Januari, Bupati Bogor Rudy Susmanto melakukan gebrakan inovatif dengan meresmikan operasional dua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) baru dan satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lokasi yang tidak biasa, yakni di VIVO Mall, Sukaraja.
Langkah ini bukan sekadar gaya-gayaan, melainkan strategi jitu untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus menjaga iklim investasi di Bumi Tegar Beriman.
Keputusan menempatkan kantor dinas di pusat perbelanjaan memiliki dimensi ekonomi yang kuat. Rudy menyadari bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan dunia usaha tetap hidup.
VIVO Mall, sebagai salah satu investor besar, perlu didukung agar ekosistem ekonominya terus berputar.
“Siapa pun yang sudah berinvestasi di Kabupaten Bogor, pemerintah berkewajiban menjaga keberlangsungan investasinya. VIVO Mall sudah membangun dan berinvestasi, maka pemerintah hadir dan berkolaborasi,” ujar Rudy di sela-sela peresmian.
Dengan adanya kantor dinas, traffic pengunjung mall dipastikan meningkat. Masyarakat yang datang untuk urusan birokrasi berpotensi menjadi konsumen bagi tenant-tenant yang ada, menghidupkan kembali ruang-ruang usaha yang mungkin sempat sepi.
Kebijakan ini selaras dengan tren Work From Mall yang mulai diadopsi pemerintah pusat. Namun, Rudy memberikan disclaimer keras kepada jajarannya. Berkantor di mall bukan alasan untuk santai saat jam kerja.
Justru, transparansi dan kecepatan pelayanan menjadi taruhannya karena berada di ruang publik yang terbuka.
Baca Juga: Bupati Bogor Lantik Pejabat SKPD Baru di Mall, Awali 2026 dengan Semangat Pelayanan Publik
“Berkantor di mal bukan untuk berjalan-jalan. Justru di sini pemerintah harus lebih cepat melayani dan lebih responsif,” tegasnya.
Lokasi yang strategis dan berpendingin udara diharapkan membuat masyarakat lebih nyaman.
“Selain faktor ekonomi, penempatan OPD di mal bertujuan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Dengan lokasi yang strategis dan mudah diakses, masyarakat tidak harus datang ke kantor pemerintahan yang jaraknya jauh atau sulit dijangkau,” jelas Rudy.
Dampak positif lainnya menyasar pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Pemkab Bogor tidak membiarkan mall hanya diisi oleh brand besar.
Sebanyak 100 kios telah disiapkan dan difasilitasi pemerintah daerah untuk diisi oleh produk-produk lokal kebanggaan Bogor.
“Ketika masyarakat datang untuk mengurus pelayanan, mereka datang ke mal. Ini akan memberi efek berganda bagi dunia usaha dan UMKM lokal,” tutur Rudy.
Berita Terkait
-
Bupati Bogor Lantik Pejabat SKPD Baru di Mall, Awali 2026 dengan Semangat Pelayanan Publik
-
Flyover Bomang-Tegar Beriman Siap Dibangun 2027, Bogor Utara ke Cibinong Makin Sat-Set
-
Hanya 8 Bulan! Rahasia di Balik Megahnya Masjid Nurul Wathon Bogor yang Tuntas Kilat
-
Wajah Baru Refleksi Akhir Tahun Bogor: Antara Doa, Syukur dan Dukungan untuk Pedagang Kecil
-
Tanpa Pesta Pora, Pemkab Bogor Pilih Peluk 1.200 Yatim dan Lansia di Penghujung 2025
Terpopuler
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- 9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Tunggu Tanda Tangan Gubernur Jabar, Pembebasan Lahan Jalan Tambang Bogor Tertunda Lagi
-
Rp90 Miliar Anggaran Lahan Jalan Tambang Dialihkan ke Pendidikan dan Kesehatan Bogor
-
BRI Perkuat Ekosistem MotoGP Mandalika 2026 Lewat Pariwisata, UMKM, dan Keberlanjutan
-
BRI Dorong Prestasi Atlet Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026
-
Ferdy Sambo Jalani Pemeriksaan Kesehatan di Lapas Cibinong, Tensi Agak Tinggi