-
Inovasi Pelayanan Publik di Pusat Perbelanjaan Pemkab Bogor melakukan terobosan Work From Mall dengan memindahkan kantor dinas ke Vivo Mall Cibinong guna mendekatkan pelayanan masyarakat sekaligus menghidupkan ekosistem investasi dan aktivitas ekonomi di pusat perbelanjaan tersebut.
-
Pembentukan Dinas Strategis untuk Fokus Wilayah Bupati Rudy Susmanto meresmikan Dinas Pertanahan dan Tata Ruang serta Dinas Kebudayaan untuk mempercepat penyelesaian rencana tata ruang detail dan memaksimalkan pengelolaan warisan budaya yang sangat beragam di Kabupaten Bogor.
-
Transformasi Fungsi dan Inovasi Birokrasi Daerah Perubahan nomenklatur pada Bapperida dan Dinas Pemadam Kebakaran mencerminkan fokus baru pemerintah pada riset, inovasi, serta fungsi penyelamatan yang lebih luas untuk menghadapi tantangan zaman yang semakin dinamis dan kompleks.
SuaraBogor.id - Mengawali tahun 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor tidak ingin terjebak dalam rutinitas birokrasi yang kaku dan membosankan.
Di bawah kepemimpinan Bupati Rudy Susmanto, sebuah terobosan out of the box dilakukan dengan merombak Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK).
Yang paling mencuri perhatian kaum milenial adalah keputusan untuk memindahkan operasional dinas strategis ke pusat perbelanjaan.
Langkah ini bukan sekadar gaya-gayaan, melainkan strategi adaptif untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat yang dinamis.
Penasaran apa saja perubahan besar yang terjadi di Bumi Tegar Beriman? Berikut adalah 3 fakta menarik terkait wajah baru Pemkab Bogor di tahun 2026:
1. Terapkan Konsep 'Work From Mall' di Vivo Mall
Fakta pertama yang paling mind-blowing adalah lokasi kantor baru. Lupakan gedung pemerintahan yang suram dan penuh sekat, dua dinas baru Pemkab Bogor kini resmi berkantor di Vivo Mall, Cibinong.
Kebijakan ini selaras dengan arahan pemerintah pusat mengenai konsep Work From Mall atau bekerja dari pusat perbelanjaan.
Bupati Rudy menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk mendukung ekosistem investasi. Kehadiran kantor dinas diharapkan menjadi crowd puller yang menghidupkan kembali aktivitas ekonomi di mal tersebut.
Baca Juga: Ngurus Izin Sambil Nongkrong? Bupati Bogor Boyong Kantor Dinas ke VIVO Mall, Ubah Wajah Birokrasi
“Vivo Mall sudah berinvestasi dan membangun, tetapi operasionalnya belum maksimal. Maka dua OPD dan satu UPT kami operasikan di sini agar pelayanan masyarakat berjalan sekaligus menghidupkan kembali aktivitas mal,” ujar Rudy.
2. Fokus Spesifik: Bereskan Tata Ruang dan 'Rumah' Baru Budaya
Pemkab Bogor menyadari bahwa urusan tanah dan budaya tidak bisa lagi dicampur aduk dengan urusan lain. Oleh karena itu, dibentuklah dua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang benar-benar baru, yakni Dinas Pertanahan dan Tata Ruang serta Dinas Kebudayaan.
Pemisahan Dinas Pertanahan dan Tata Ruang dinilai krusial mengingat Bogor adalah wilayah penyangga ibu kota dengan isu alih fungsi lahan yang masif. Fokus utamanya adalah mengebut Rencana Detail Tata Ruang (RDTR).
“Bogor ini salah satu kabupaten yang belum memiliki RDTR secara lengkap. Maka fokus utama dinas ini adalah menuntaskan RDTR dan mengantisipasi alih fungsi lahan,” tegas Rudy.
Sementara itu, Dinas Kebudayaan hadir untuk menyelamatkan warisan leluhur yang selama ini mungkin terabaikan karena bergabung dengan pariwisata.
Berita Terkait
-
Ngurus Izin Sambil Nongkrong? Bupati Bogor Boyong Kantor Dinas ke VIVO Mall, Ubah Wajah Birokrasi
-
Bupati Bogor Lantik Pejabat SKPD Baru di Mall, Awali 2026 dengan Semangat Pelayanan Publik
-
Flyover Bomang-Tegar Beriman Siap Dibangun 2027, Bogor Utara ke Cibinong Makin Sat-Set
-
Hanya 8 Bulan! Rahasia di Balik Megahnya Masjid Nurul Wathon Bogor yang Tuntas Kilat
-
Wajah Baru Refleksi Akhir Tahun Bogor: Antara Doa, Syukur dan Dukungan untuk Pedagang Kecil
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Masuk Kategori Ancaman Nonmiliter, DPRD Desak Wali Kota Bogor Segera Terbitkan Perwali LGBTQ
-
Buntut Keributan Viral, Satpol PP Kota Bogor Sidak Tipzy Bears dan Sita Puluhan Botol Miras Ilegal
-
Markas Polsek Cisarua Bakal Dipindahkan ke Rest Area Puncak, Ini Alasan Bupati Bogor
-
Warga Bojonggede-Citayam Bersiap! Bupati Rudy Susmanto Agendakan Pelebaran Jalan dari Bambu Kuning
-
Rudy Susmanto Minta KPK dan Jaksa Kawal Pembebasan Lahan 2 Proyek Raksasa Bogor