Meskipun Basarnas sempat menyatakan operasi SAR dihentikan, kunjungan Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Rudi Setiawan, membawa angin segar dengan menegaskan bahwa proses pencarian dan evakuasi akan terus dilanjutkan.
Pihak kepolisian berkomitmen untuk membawa pulang para penambang yang masih terjebak agar bisa diserahkan kembali kepada keluarga, apa pun kondisinya.
Terdapat ketimpangan data yang signifikan terkait dampak tragedi ini. Kapolda mengungkapkan bahwa berdasarkan data kepolisian, tercatat ada 11 orang tewas.
SuaraBogor.id - Di tengah derasnya hujan yang mengguyur wilayah Bogor pada Kamis, 22 Januari 2026, sebuah harapan baru merekah bagi keluarga para penambang emas ilegal (gurandil) yang masih terjebak di kawasan PT Antam Tbk Pongkor, Kecamatan Nanggung.
Setelah berhari-hari diselimuti kecemasan dan keputusasaan, angin segar itu datang dari kunjungan langsung orang nomor satu di kepolisian Jawa Barat, Irjen Pol Rudi Setiawan.
Peristiwa kepulan asap di PT Antam pada Selasa, 13 Januari 2026, telah memicu serangkaian tragedi, menewaskan beberapa penambang ilegal dan menyisakan sejumlah lainnya terperangkap di lubang-lubang tikus yang gelap dan berbahaya.
Sebelumnya, kabar gelap sempat menyelimuti keluarga ketika Basarnas mengeluarkan pernyataan bahwa operasi SAR dihentikan, sebuah keputusan yang memadamkan harapan akan nasib para korban yang masih terperangkap di kedalaman perut bumi.
Namun, suasana berubah drastis ketika Irjen Pol Rudi Setiawan tiba.
Tepat di Tenda Posko pengaduan berukuran 6x12 meter dengan ketinggian 3 meter bisa menmpung 30 sampai 45 orang yang didirikan oleh Polsek Nanggung, Kapolda Jawa Barat itu memberikan pernyataan yang membangkitkan semangat.
Keluarga korban, yang sebelumnya terlihat sedih dan pasrah, kini menunjukkan ekspresi yang sedih namun bahagia mendengar langsung komitmen Kapolda untuk berusaha semaksimal mungkin melakukan pencarian terhadap korban yang diduga masih terjebak.
Kehadiran Kapolda menjadi titik balik yang sangat dinantikan. Bagi keluarga seperti Eni, istri Akim seorang gurandil yang masih menantikan kepulangan suaminya janji ini adalah segalanya.
Ia berharap proses evakuasi segera menemukan keberadaan sang suami, tak peduli dalam keadaan selamat atau tidak, yang terpenting adalah kepastian.
Baca Juga: 3 Spot Wisata Alam Aesthetic di Bogor Selatan, Vibesnya Kayak di Ubud!
Dalam interaksinya dengan keluarga korban di dalam tenda posko, Kapolda memberikan keyakinan yang kuat.
"Kepolisian dibantu dari Antam dan Tim SAR teman-teman yang lain, insya Allah bakal bawa keluarga yang masih di dalam untuk kita ambil dan bisa diserahkan kepada keluarga. Mohon doanya ya," ucap Irjen Pol Rudi Setiawan.
Misi kemanusiaan ini, yang kini dikawal langsung oleh petinggi kepolisian daerah, menjadi sebuah angin segar yang sangat dibutuhkan.
Terlihat pula, para keluarga korban yang hadir mendapatkan bantuan berupa paket sembako dari kepolisian, sebuah uluran tangan di tengah duka.
Kunjungan Kapolda tak hanya membawa harapan, tetapi juga mengungkap data baru yang mengejutkan.
Irjen Pol Rudi Setiawan menyebutkan bahwa data yang masuk di kepolisian saat ini ada 11 orang tewas di lubang Gurandil.
Berita Terkait
-
3 Spot Wisata Alam Aesthetic di Bogor Selatan, Vibesnya Kayak di Ubud!
-
11 Nyawa Melayang di Lorong 'Tikus' Pongkor Bogor, Kapolda Jabar Duga Masih Banyak Korban Terjebak
-
11 Gurandil Tewas di Lubang Maut Pongkor: Berasal dari Sukajaya, Cigudeg dan Nanggung
-
Kapolda Jabar Sebut 11 Gurandil Tewas di Lubang Maut Pongkor, Ini Daftar Nama Korban
-
Update Tragedi Pongkor: Angka Korban Jiwa Melonjak Jadi 11 Orang, Ini Identitas Para Gurandil
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT
-
KPK Dikabarkan OTT di BPN Kabupaten Bogor, Sejumlah Pihak Diamankan?
-
Kisah Dewi Natalia, Mantri BRI yang Dampingi 380 Debitur hingga Lepas dari Rentenir
-
Tangani Kebakaran TPAS Galuga 24 Jam, Bupati Bogor Kerahkan Tim Patroli Jalan Kaki hingga Alat Berat
-
Berjibaku 24 Jam di TPAS Galuga, Sinergi Bogor Raya Tekan Kobaran Api Hingga Sisa Titik Akhir