Andi Ahmad S
Minggu, 08 Februari 2026 | 05:53 WIB
Jalan Raya Bogor - Kemang atau Bomang [Andi Ahmad S/Suara.com]
Baca 10 detik
  • Pemerintah Kabupaten Bogor akan membangun Flyover Bojonggede-Kemang (Bomang) dengan anggaran sekitar Rp150 miliar.
  • Proyek ini merupakan kolaborasi Pemkab Bogor dan Pemprov Jawa Barat, dimulai tahap awal 2027.
  • Flyover Bomang bertujuan membuka akses langsung Bojonggede-Kemang-Parung, menghindari Tol BORR/Sentul.

SuaraBogor.id - Kemacetan Bogor adalah isu klasik yang selalu jadi perbincangan. Namun, ada kabar baik untuk mobilitas warga Pemerintah Kabupaten Bogor akan segera menghadirkan solusi infrastruktur yang signifikan Flyover Bojonggede-Kemang (Bomang).

Proyek selanjutnya Bupati Bogor Rudy Susmanto dan Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi (Jaro Ade) ini diharapkan mampu mengubah wajah konektivitas di wilayah tersebut.

Rudy Susmanto menyebut pembangunan Flyover Bomang membutuhkan anggaran sekitar Rp150 miliar, dengan tujuan utama meningkatkan konektivitas wilayah hingga ke kawasan Tegar Beriman.

Berikut adalah 5 poin penting yang wajib kamu tahu tentang proyek Flyover Bomang ini:

1. Anggaran Fantastis Rp150 Miliar untuk Konektivitas Optimal

Pembangunan Flyover Bojonggede-Kemang bukanlah proyek kecil. Bupati Bogor Rudy Susmanto mengungkapkan bahwa berdasarkan dokumen detail engineering design (DED), kebutuhan anggaran pembangunan flyover Bomang" mencapai hampir Rp150 miliar.

Angka fantastis ini menunjukkan skala proyek dan komitmen pemerintah untuk investasi infrastruktur. Dana sebesar ini akan digunakan untuk menciptakan jalur yang lebih efisien dan mengurangi kemacetan di Bogor.

2. Kolaborasi Pemkab Bogor & Pemprov Jawa Barat: Sinergi Kuat!

Proyek Flyover Bomang merupakan hasil kolaborasi erat antara Pemerintah Kabupaten Bogor dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Baca Juga: Bupati Rudy Susmanto Turun Gunung Sidak Pergeseran Tanah dan Perangi Jual Beli Kapling Ilegal

Hal ini dibahas dalam pertemuan antara Bupati Rudy Susmanto dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di Subang, Kamis (5/2) lalu.

Pembagian tanggung jawab telah ditetapkan, yakni lahan dipersiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Bogor, sedangkan pelaksanaan infrastruktur akan disesuaikan dengan kewenangan pemerintah provinsi, termasuk opsi pembangunan penyelesaian dalam satu tahun anggaran. Ini adalah contoh sinergi pembangunan daerah yang efektif.

3. Buka Akses Langsung Bojonggede-Kemang-Parung, Hindari Tol BORR/Sentul

Tujuan utama pembangunan Flyover Bomang adalah untuk membuka akses langsung Bojonggede-Kemang-Parung. Dengan adanya flyover ini, pengendara tidak perlu lagi memutar melalui Tol Bogor Outer Ring Road (BORR) atau "Sentul", yang seringkali padat.

4. Tahap Awal Dimulai 2027: Pembebasan Lahan Krusial

Tahapan pembangunan Flyover Bomang dijadwalkan akan dimulai pada tahun 2027. Proses ini diawali dengan penetapan lokasi, appraisal, hingga pembebasan lahan yang menjadi kewenangan penuh Pemerintah Kabupaten Bogor.

Load More