- PGN menempatkan sumber daya manusia sebagai aset utama guna mencapai target strategis perusahaan pada tahun 2026.
- Hingga akhir 2025, PGN mencatat keterikatan pekerja 87,74 persen dan tingkat perputaran di bawah tiga persen.
- Pada 2026, PGN mengalokasikan CAPEX USD 353 Juta, fokus 62 persen untuk pengembangan di segmen midstream.
SuaraBogor.id - Sebagai Subholding Gas Pertamina, PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) menempatkan sumber daya manusia (SDM) sebagai aset utama dalam mencapai target strategis perusahaan, khususnya di tahun 2026.
Direktur SDM dan Penunjang Bisnis PGN Rachmat Hutama mengatakan, komitmen ini bukan tanpa alasan, PGN terus berupaya menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dan kompetitif untuk mendorong produktivitas maksimal.
Kualitas lingkungan kerja di PGN kata dia tercermin pada capaian positif di tahun 2025.
Tingkat keterikatan pekerja kata dia mencapai 87,74 persen, masuk dalam Kategori Tinggi. Kepercayaan pekerja pada keberlanjutan perusahaan juga terlihat dari tingkat perputaran pekerja kurang dari 3 persen.
"Selain itu, PGN berhasil mengelola vacancy rate di bawah 10 persen, menunjukkan setiap fungsi terisi oleh pekerja kompeten. Dengan total 2.752 pekerja PGN Group hingga akhir 2025, pencapaian ini menunjukkan stabilitas dan kesehatan kerja yang berkontribusi pada produktivitas pekerja yang sangat baik," katanya dalam pesan yang diterima, Senin (9/2/2026).
Lanjut Rachmat sapaan akrabnya, PGN tidak hanya berinvestasi pada SDM, tetapi juga pada teknologi.
"PGN terus beradaptasi terhadap perkembangan teknologi informasi untuk menunjang kompetensi pekerja di era digital," jelas Direktur SDM dan Penunjang Bisnis PGN tersebut.
Digitalisasi PGN telah terintegrasi di seluruh rantai proses bisnis gas bumi, mulai dari asset operation and maintenance, network operations sampai dengan pengelolaan pelanggan.
"Yang lebih menarik, keamanan digital selalu menjadi prioritas, di mana pada tahun 2026, cyber security PGN berhasil mencapai tingkat keamanan 100 persen. Artinya, perlindungan terhadap infrastruktur digital dalam kondisi prima untuk menjaga kerahasiaan, integritas dan ketersediaan serta informasi perusahaan," kata Rachmat.
Baca Juga: Update Tragedi Pongkor: Angka Korban Jiwa Melonjak Jadi 11 Orang, Ini Identitas Para Gurandil
Rachmat Hutama menegaskan, kompetensi SDM yang baik ini akan terus ditingkatkan untuk mendukung pertumbuhan bisnis PGN.
Di tengah budaya kerja yang solid, PGN memberikan ruang bagi pekerja untuk meningkatkan kreativitas dan inovasi serta mengeksplorasi peluang bisnis demi keberlanjutan perusahaan.
"Pada tahun 2026, PGN melanjutkan pengembangan proyek strategis gas bumi dalam rangka perluasan pemanfaatan gas bumi nasional. Dengan CAPEX (Capital Expenditure) USD 353 Juta, PGN mengalokasikan sekitar 62 persen yang difokuskan untuk pengembangan di segmen midstream," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Update Tragedi Pongkor: Angka Korban Jiwa Melonjak Jadi 11 Orang, Ini Identitas Para Gurandil
-
Mencekam! Polisi Gagal Tembus Lokasi Gas Bocor PT Antam? Nasib Ratusan Orang Masih Misteri
-
Pangkas Biaya Operasional, Patisserie Populer di Bogor Ini Resmi Beralih ke Gas Bumi PGN
-
Kaleidoskop 2025: 9 Kasus Viral Guncang Bogor, Dari Pengoplos Gas Hingga Tragedi Shalat Subuh
-
Sikat Koruptor Gas, KPK Sita Duit Miliaran dan Tanah di Bogor
Terpopuler
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
- Usai Temuan Kamar Mewah, Ombudsman Garap Dugaan Pungli Rp150 Ribu per Minggu di Lapas Cibinong
- Menyakitkan Para Pencari Kerja, Guru Besar UGM: Perbuatan Gibran Tercela, Harus Diselesaikan
- 8 Sneakers Lokal Paling Nyaman dan Modis untuk Gaya Harian, Mulai Rp200 Ribuan
Pilihan
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
Terkini
-
Anggaran Bencana Bogor Besar, Tapi Mitigasi Dipertanyakan
-
Gandeng Pakar hingga Akademisi, WALHI Jabar Harap EIGER Nature Jadi Pilot Project
-
Dedie Rachim: Leuweung Batutulis Tak Bisa Sepenuhnya Jadi Hutan Kota
-
Hadiri Hari Kesaktian Pancasila, Adityawarman Tegaskan Pentingnya Persatuan
-
DPRD dan Pemkot Bogor Sahkan Dua Perda, Pasar Rakyat dan Adminduk